Tugas Akhir
Penggunaan media gambar seri untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan pada siswa kelas III SDN Mergosono II Malang / Sriyati
Abstrak
Kata-kata Kunci Media Gambar Seri Menulis Karangan. Masalah mendasar yang dikeluhkan guru kelas II SDN Mergosono II pada pembelajaran Bahasa Indonesia adalah rendahnya kemampuan menulis siswa terutama pada pembelajaran menulis karangan.Hal tersebut ditandai antara lain oleh rendahnya kemampuan siswa dalam menemukan ide yang akan dituliskannya ke dalam bentuk karangan sehingga karangan yang ditulisnya hanya seadanya biasanya hanya terdiri atas 4-5 kalimat. Peneliti menggunakan gambar seri sebagai media pembelajaran karena gambar seri baik sekali untuk dijadikan media pembelajaran karena gambarnya sederhana menarik dan langsung selesai. Hal ini sesuai dengan sifat anak kelas III yang berusia rata-rata 9 tahun. Pada tahap ini anak mulai melakukan identifikasi terhadap tokoh tertentu yang menarik perhatiannya. Selain itu gambar seri juga berfungsi sebagai sarana berpikir anak. Sebab dengan melihat gambar fantasi dan daya cipta anak akan berpikir sesuai alur cerita dalam gambar seri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan penggunaan media gambar seri pada pembelajaraan Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas III SDN Mergosono II Malang (2) mendiskripsikan apakah penggunaan media Gambar Seripada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meninngkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas III SDN Mergosono II Malang. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat fase (1) penyusunan perrencanaan (2) pelaksanaan tindakan (3) pengamatan (4) refleksi. Pengumpulan data dengan tehnik (1)observasi (2)wawancara (3)catatan lapangan dan (4) dokumen sedangkan instrument pe gumpulan data berupa pedoman observasi pedoman wawancara pedoman catatan lapangan dan instrument penugasan. Dari hasil analisis yang dilakukan oleh peneliti diperoleh data bahwa penggunaan media gambar seri terbukti mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mennulis karangan. Pada siklus I pertemuan ke-1 nilai rata-rata kemampuan siswa menulis karangan mencapai 72 1. Pada pertemuan ke-2 meningkat menjadi 75 8. Pada siklus II pertemuan ke-1 nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis karangan mencapai 77 9 sedangkan pada pertemuan ke-2 nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis karangan meningkat menjadi 82 0..