Skripsi
Pengaruh cash ratio, debt to equity ratio, dan return in equity terhadap dividend payout ratio pada perusahaan manufaktur yang listing di BEI tahun 2005-2009 / Wisnu Wicaksono
Abstrak
Kata Kunci Cash Ratio Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE) Dividend Payout Ratio (DPR). Kebijakan dividen merupakan faktor penting bagi investor dalam menilai baik-buruknya perusahaan karena besar-kecilnya dividen yang dikeluarkan dapat membawa pengaruh terhadap harga saham perusahaan dapat digunakan sebagai bukti dana likuid yang ada di perusahaan. Disinilah tugas manajemen keuangan dalam menentukan besarnya dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham untuk tetap memberikan kepercayaan kepada investor namun tetap memperhatikan laba yang akan ditahan sehingga kelangsungan hidup perusahaan akan tetap terjaga dan tetap memperoleh keuntungan yang maksimal dengan modal yang ada. Kebijakan dividen dapat diukur menggunakan Dividend Payout Ratio. Beberapa rasio keuangan yang digunakan investor untuk menilai kinerja perusahaan dalam penelitian ini diambil tiga faktor yang berpengaruh terhadap Dividend Payout Ratio (DPR) yaitu Cash Ratio Debt to Equity Ratio (DER) dan Return on Equity (ROE). Jenis data penelitian adalah kuantitatif dan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang listing di BEI selama tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 sebanyak 151 perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu menggunakan sampel berdasarkan kriteria dengan tujuan tertentu sehingga menghasilkan sampel sejumlah 16 perusahaan. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan besarnya Cash Ratio Debt to Equity Ratio (DER) Return on Equity (ROE) dan Dividend Payout Ratio (DPR). Dari hasil persamaan regresi linier berganda dapat diketahui bahwa Cash Ratio Debt to Equity Ratio (DER) Return on Equity (ROE) berpengaruh positif signifikan terhadap Dividend Payout Ratio (DPR). Secara simultan variabel Cash Ratio Debt to Equity Ratio (DER) Return on Equity (ROE) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Dividend Payout Ratio (DPR). Cash Ratio merupakan aliran arus kas keluar sehingga semakin besar posisi kas perusahaan berarti semakin besar kemampuan perusahaan untuk membayar dividen. Begitu juga dengan Debt to Equity Ratio (DER) DER yang tinggi akan memberikan kesempatan perusahaan untuk memperoleh laba yang lebih banyak sehingga kesempatan perusahaan membagikan dividen lebih besar. Pengaruh Return on Equity (ROE) juga menunjukkan hal yang sama semakin tinggi ROE akan menunjukkan efektifitas perusahaan dalam memanfaatkan modal perusahaan. Keuntungan ini yang sebagian akan diberikan kepada pemegang saham dan sebagian digunakan perusahaan sebagai laba ditahan. Hal ini menunjukkan bahwa sebelum menetapkan kebijakan dividen manajemen perusahaan perlu mempertimnbangkan variabel Cash Ratio Debt to Equity Ratio (DER) Return on Equity (ROE).