Skripsi
Using peer assessment to improve 11th graders\' ability in writing hortatory exposition text at SMAN 4 Malang / Rizky Nadia Insani
Abstrak
Kata Kunci menulis peer assessment eksposisi hortatori penilaian tindakan kelas Menulis adalah salah satu kemampuan bahasa yang harus dikuasai oleh siswa SMA. Namun menulis sering dianggap sebagai kemampuan yang paling sulit untuk dikuasai. Berdasarkan kuesioner yang diberikan kepada siswa saat studi awal masalah utama yang mereka hadapi adalah bagaimana untuk mengembangkan dan mengorganisasi ide. Untuk memecahkan masalah tersebut peer assessment sebagai alat untuk memberikan masukan diusulkan untuk diaplikasikan dalam pengajaran menulis. Teknik ini dipilih karena siswa terbiasa untuk bertanya kepada teman tentang masalah yang mereka hadapi. Alasan ini menguatkan penggunaan peer assessment setelah diketahui bahwa siswa mengetahui atau sadar akan kesalahan yang dibuat diri mereka dan teman-teman mereka. Ditambahkan pula beberapa studi sebelumnya menemukan peer assessment efektif untuk membantu siswa untuk mengembangkan dan mengorganisasi ide dalam menulis komposisi. Untuk memberikan masukan terhadap komposisi teman tentang pengembangan dan pengorganisasian ide siswa harus mengikuti ceklist peer assessment. Tujuan dari studi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dalam mengembangkan dan mengorganisasi ide untuk menulis teks eksposisi hortatori dengan menggunakan peer assessment. Studi ini menggunakan penilaian tindakan kelas secara kolaboratif. Peneliti bersama dengan bantuan dari guru bahasa Inggris kelas mendesain rencana pelaksanaan pembelajaran dan menetapkan kriteria kesuksesan. Guru bahasa Inggris kelas berperan sebagai pengamat selama proses belajar dan pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan mencakup perencanaan aksi pelaksanaan aksi pengamatan aksi dan penggambaran aksi. Subjeknya adalah 30 siswa kelas XI IPS 1 SMAN 4 Malang tahun ajaran 2009/2010. Intrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah pedoman untuk wawancara kuesioner ceklist pengamatan catatan lapangan rubrik penilaian dan hasil akhir tulisan siswa. Selama pelaksanaan aksi peneliti memperkenalkan peer assessment dan aplikasi-aplikasinya pada saat kegiatan awal sebelum menulis. Kemudian diikuti dengan contoh bagaimana untuk memberikan masukan terhadap teks eksposisi hortatori menulis draf awal bagaimana merevisi draf menggunakan ceklist peer assessment bagaimana mengedit draf dan bagaimana menulis komposisi akhir. Dan juga siswa ditugaskan untuk menghasilkan teks eksposisi hortatory melalui proses menulis awal menulis penulisan draf revisi mengedit dan penerbitan. iv Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peer assessment sebagai alat untuk membantu siswa memberikan masukan meningkatkan kemampuan siswa dalam mengembangkan dan mengorganisasikan ide mereka dalam kegiatan menulis teks eksposisi hortatori. Nilai dari hasil penulisan siswa dalam hal isi dan organisasi meningkat secara signifikan dari studi awal ke siklus 1 dan dari siklus 1 ke siklus 2. nilai rata-rata siswa dalam hal isi meningkat dari 2 53 pada studi awal ke 3 13 pada siklus 1. Ditambahkan nilai rata-rata siswa mencapai 3 47 pada siklus 2. Kemudian nilai rata-rata siswa dalam hal organisasi meningkat dari 2.62 pada studi awal ke 3 13 pada siklus 1. nilai rata-rata juga meningkat ke angka 3 42 pada siklus 2. Berdasarkan pada hasil penelitian ini disarankan kepada para guru bahasa Inggris untuk melaksanakan peer assessment sebagai alat pemberi masukan dalam kegiatan mengajar menulis. Para guru bahasa Inggris juga direkomendasikan untuk menggunakan peer assessment untuk mengajar tipe teks yang lainnya. Dan lagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan teknik peer assessment dalam tipe teks yang berbeda dan dalam tingkatan pendidikan yang berbeda pula untuk melihat jika teknik ini dapat dilaksanakan secara efektif intuk memecahkan masalah siswa dalam mengembangkan serta mengorganisasi ide dalam menulis komposisi.