Skripsi
Analisis kelengkapan sarana praktikum pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan SMK Negeri 6 Malang berdasarkan tuntutan KTSP / Daris Siswa Nugraha
Abstrak
Kata kunci Sarana Praktikum Teknik Kendaraan Ringan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Pelaksanaan pembelajaran teori berlangsung seperti halnya pembelajaran praktikum di ruang bengkel proses pembelajarannya berkelompok yang terdiri dari 8 hingga 10 siswa dalam satu kelompok. Dari pengamatan sekilas tersebut munculah pertanyaan apakah kegiatan berkelompok tersebut merupakan cara atau metode pembelajaran yang sedang digunakan di SMK Negeri 6 Malang ataukah kegiatan berkelompok tersebut digunakan karena adanya keterbatasan sarana yang ada pada SMK Negeri 6 Malang. Mengingat pentingnya sarana praktikkum pada sekolah menegah kejuruan maka penulis ingin meneliti tentang kelengkapan sarana praktikum. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 6 Malang Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) yang terpusat pada laboratorium Praktikum area kerja motor otomotif kelistrikan otomotif chasis otomotif serta area kerja body otomotif. Obyek penelitian ini adalah Sarana praktikum yang terdapat pada kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan area kerja motor otomotif kelistrikan otomotif chasis otomotif serta area kerja body otomotif. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian deskripsi Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan kelengkapan serta keadaan sarana praktikum pada kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 6 Malang ditinjau dari tuntutan KTSP SMK Negeri 6 Malang. Setelah data-data penelitian didapat selanjutnya dilakukan perbandingan antara sarana yang terdapat di laboratorium Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan dengan sarana yang terdapat di dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berlaku di SMK Negeri 6 Malang. Metode ini merupakan suatu cara alamiah untuk mengumpulkan menyusun menyajikan dan menganalisis data penelitian yang berupa angka-angka secara terorganisasi serta menarik kesimpulan yang teliti dari keputusan-keputusan yang logis. Kesimpulan dari penelitian ini 1) Berdasarkan hasil penelitian di SMK Negeri 6 Malang keberadaan sarana Pratikum Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan yaitu secara kualitas dari total sarana yang ada sebanyak 313 buah terdapat 283 buah atau 90 41% dalam keadaan baik 12 buah atau 3 83% dalam keadaan rusak dan 18 buah atau 5 76% dalam keadaan rusak.2) Berdasarkan hasil penelitian di SMK Negeri 6 Malang keberadaan sarana Pratikum Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan yaitu secara kuantitas dari total sarana harus ada sebanyak 577 buah hanya tersedia sebanyak 313 buah atau sebesar 54 25%. 3) Berdasarkan hasil penelitian di SMK Negeri 6 Malang tingkat kelengkapan sarana praktikum Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan yang hanya tersedia 313 buah dari ketentuan standar sebesar 577 buah diperoleh angka persentase 54 25% dan dapat disimpulkan bahwa tingkat kelengkapan praktikum yang tersedia tergolong rendah. Berdasarkan temuan penelitian di atas dikemukkan saran sebagai berikut (1) Bagi SMK Negeri 6 Malang supaya lebih memperhatikan sarana praktikum terutama pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan karena sangat pentingnya keberadaan sarana praktikum guna kelancaran berlangsungnya proses pembelajaran praktikum pada kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan pada khususnya dan pada seluruh kompetensi yang ada di SMK Negeri 6 malang pada umumnya.(2) Bagi peneliti lain hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perencanaan penelitian yang sejenis atau yang berhubungan dengan penelitian ini. (3) Bagi Siswa Kelas Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan supaya lebih memperhatikan kondisi peralatan yang dipakai dengan baik. Walaupun peralatanya terbatas siswa harus aktif dan kreatif dengan terus berupaya menjaga kondisi sarana praktikum sehingga kondisi sarana dapat terawat.