Tugas Akhir
Penerapan pembelajaran problem solving untuk meningkatkan hasil belajar IPA \"Perlunya Penghematan Air\" pada siswa kelas V SDN Ngetos II Nganjuk / Rudiyanto
Abstrak
Kata-kata kunci Pembelajaran Problem Solving IPA Model Pembelajaran Problem Solving adalah suatu model pembelajaran yang melatih siswa menghadapi masalah baik itu masalah individu ataupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau bersama-sama. Cara penyelesaian masalah tersebut dapat dengan jalan menemukan pola aturan atau algoritma. Sintaknya adalah sajikan permasalahan siswa secara individu atau kelompok mengidentifikasi mengeksplorasi menginvestigasi menduga dan akhirnya menemukan solusi. Dalam pembelajaran yang terjadi di SD pada mata pelajaran IPA guru masih sangat mendominasi kegiatan pembelajaran. Metode pembelajaran yang digunakan didominasi dengan metode ceramah sehingga siswa merasa bosan dan kurang tertantang. Hal tersebut memposisikan IPA sebagai hafalan belaka sehingga siswa merasa bosan dan berdampak rendahnya prestasi belajar. Berdasarkan masalah tersebut diatas maka rumusan masalahnya adalah Apakah implementasi model pembelajaran problem solving dengan dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi perlunya penghematan air pada siswa kelas V SDN Ngetos II Apakah Pembelajaran Problem Solving dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA materi perlunya penghematan air Untuk membahas masalah tersebut maka dilakukan penelitian tindakan kelas V di SDN Ngetos II yang berjumlah 19 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang diawali dengan perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan indikator keberhasilan penelitian telah tercapai maka dapat ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran problem solving telah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SDN Ngetos II Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk pada materi Perlunya Penghematan Air. Peningkatan nilai dari nilai rata-rata 57 4 meningkat menjadi 75 5 serta ada peningkatan aktivitas belajar siswa.