UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peran ulama dalam pembinaan moral masyarakat Madura untuk mempertahankan budaya santri berbasis agamis (Studi di Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan-Madura) / Farid Al Junairi

Junairi, Farid Al - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci Ulama Pembinaan Moral Masyarakat Budaya Santri Berbasis Agamis. Petuah ulama merupakan obat bagi setiap masalah dalam hal apapun karena ulama adalah orang yang berpengetahuan luas kepadanya mereka banyak belajar dan meminta nasihat dalam setiap seluk beluk kehidupan masyarakat dari urusan agama sampai urusan sosial. Seiring perannya para ulama di wilayah Madura memiliki peran yang sangat besar sekali untuk itu banyaknya upaya yang dilakukan oleh para ulama di Madura untuk mempertahankan budaya masyarakat Madura yang merupakan budaya agamis diantaranya diadakannya pengajian rutin yang diwajibkan di ikuti oleh semua warga serta pembangunan pondok pesantren yang jumlahnya cukup besar yang tersebar dibeberapa wilayah di Madura. Berkaitan dengan nilai moral yang ada di masyarakat Madura tentunya tidak lepas dari peran serta para ulama dimana peran sosial kiai/ulama dapat dilihat Dalam masyarakat agamis dalam menghalangi orang yang hendak melakukan carok. Pihak yang akan melakukan carok biasanya lebih dulu datang kerumah kiai/ulama untuk meminta restu dan nasihat. Bila kiai tidak merestuinya dapat dipastikan mereka tidak akan melanjutkan rencana carok itu. Penelitian ini bertujuan untuk Mendiskripsikan konsep kepemimpinan para ulama dalam upaya pembinaan moral masyarakat Madura untuk mempertahankan budaya santri berbasis agamis permasalahan yang dihadapi para Ulama dalam upaya pembinaan moral masyarakat Madura untuk mempertahankan budaya santri berbasis agamis peran ulama dalam upaya pembinaan moral masyarakat Madura untuk mempertahankan budaya santri berbasis agamis. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian dilaksanakan dengan mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis pendekatan penelitian etnografi . pendekatan etnografi yang dimaksud disini merupakan variasi yang sangat besar dari praktisi dan metode. Yang secara umum mempunyai arti pengamatan-berperan serta sebagai bagian dari penelitian lapangan. data diperoleh melalui penggalian data dengan cara wawancara observasi dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan cara reduksi data penyajian paparan data dan kesimpulan. Dan keabsahan dengan cara triangulasi dan diskusi dengan teman sejawat. Temuan penelitian sebagai berikut (1) Konsep para Ulama mengenai pembinaan moral masyarakat Madura untuk mempertahankan budaya santri berbasis agamis dengan Bentuk Membina moral masyarakat agar selalu berpegang teguh kepada kaidah islam yang sesuai dengan ajaran Al-Quran. Pembinaan moral masyarakat oleh ulama sesuai dengan kebiasaan santri yang selalu dekat dengan islam yang dibiasakan untuk selalu berpegang pada Al-Quran untuk menjalankan perintah Allah dengan baik dan benar dan senantiasa menjauhi larangannya serta menanamkan nilai-nilai moral yang sesuai dengan hukum islam dengan menerapkan nilai-nilai agamis dan menjalankan makna yang ada dalam Al-Quran (2) Permasalahan yang dihadapi para Ulama dalam upaya pembinaan moral masyarakat Madura untuk mempertahankan budaya santri berbasis agamis salah satunya Keadaan ii masyarakat yang moralnya sudah mulai terpengaruh oleh kemajuan tekhnologi seperti pengunaan Televisi dengan tayangan sinetron yang kebanyakan ditiru oleh golongan remaja merupakan hambatan dalam membina moral masyarakat Madura. (3) Hal yang dilakukan para Ulama dalam upaya pembinaan moral masyarakat Madura untuk mempertahankan budaya santri berbasis agamis nyata yang dekat dengan kehidupan masyarakat yaitu dengan mengadakan pengajian rutin yang berfungsi untuk beribadah kepada Allah dan menjalin silaturrahmi antar masyarakat. Dari berbagai temuan penelitian ini dapat disampaikan saran (1) Ulama dalam perannya sebagai pengawal moral bagi masyarakat Madura diharapkan dapat membina masyarakat Madura yang islami karena Dalam ajaran islam ulama mempunyai kedudukan yang sangat tinggi dan peran yang sangat penting dalm kehidupan umat sehingga diharapkan dapat terbentuk pribadi yang bermoral sesuai dengan kaidah agama islam (2) Hubungan sinergi dan hubungan dialogis antara ulama dan masyarakat sangat perlu agar masyarakat Madura yang bermoral tercapai di Madura untuk dapat mempertahankan budaya santri berbasis agamis (3) Jajaran pemerintah lebih berperan aktif terhadap kegiatan keagamaan masyarakat Madura sehingga tercipta hubungan yang baik dalam status masyarakat Madura


Informasi Detail
DDC
Rs 297.57 JUN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2010.
Deskripsi Fisik
viii, 105 + [119] lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
04188/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2010
Subjek
1. BUDAYA SANTRI - PERAN ULAMA
Pembimbing
1. H. Sukowiyono 2. H.A Rosyid Al Athok
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik