Skripsi
Pengaruh konsentrasi ion Cu2+ terhadap adsorpsi ion Cd2+ dari larutan Cd(NO3)2 dan Cu(No3)2 oleh nata de coco dengan metode batch / Fitria Defi Ratnaningsih
Abstrak
Kata kunci adsorpsi konsentrasi ion Cd2 ion Cu2 nata de coco. Adsorpsi adalah suatu proses penyerapan atom ion atau molekulmolekul dalam larutan pada suatu permukaan adsorben. Proses adsorpsi dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adanya ion penganggu pada sistem. Penelitian yang telah dilakukan oleh Windawati (2008) tentang pengaruh konsentrasi ion Cu2 sebagai ion pengganggu terhadap persentase teradsorpsi ion Cd2 oleh arang sekam padi dan arang komersial menyatakan bahwa ion pengganggu tidak berpengaruh secara signifikan pada adsorpsi ion Cd2 . Pada penelitian ini digunakan ion Cu2 sebagai ion pengganggu adsorpsi ion Cd2 dalam larutan adsorbat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ion Cu2 terhadap adsorpsi ion Cd2 . Penelitian lain tentang pengaruh volume adsorbat terhadap adsorpsi ion Cd2 oleh Nurastiningtyas (2005) dan Nurwati (2005) menyatakan volume adsorbat bertambah menyebabkan persentase adsorpsi ion Cd2 menurun. Penelitian ini bersifat eksperimental yang dilakukan di laboratorium Kimia Jurusan Kimia dan Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Malang. Serbuk nata de coco diperoleh dari pengeringan gel nata de coco lalu dihancurkan dan dibuat serbuk.Variabel bebas penelitian ini adalah konsentrasi ion Cu2 dan volume yang berbeda. Variabel terikatnya persentase ion Cd2 dan Cu2 yang teradsorpsi dan profil adsorpsi klorofil (sistem terpisah) oleh serbuk nata de coco. Adsorbat yang digunakan merupakan campuran larutan Cd(NO3)2 dan Cu(NO3)2 dengan variasi konsentrasi Cu2 (0 10 25 50) ppm dan konsentrasi Cd2 tetap yaitu 25 ppm dengan volume adsorbat 25 mL 50 mL dan 75 mL. Penelitian ini menggunakan metode batch yaitu larutan adsorbat yang telah dicampur dengan serbuk nata de coco dikocok menggunakan shaker dengan kecepatan 100 rpm selama 20 menit. Larutan disaring lalu filtrat ditampung. Pengukuran konsentrasi ion Cd2 dan Cu2 dilakukan sebelum dan sesudah adsorpsi dengan menggunakan AAS. Profil adsorpsi klorofil terhadap serbuk nata de coco dilakukan dengan metode sama seperti pada ion Cd2 dan Cu2 . Pengukuran absorbansi awal dan akhir adsorpsi klorofil digunakan spektronik 20D dengan pengenceran 50 dan 100 kali pada panjang gelombang 398 nm. Hasil penelitian menujukkan (a) Bertambahnya konsentrasi ion Cu2 dalam larutan adsorbat dengan konsentrasi ion Cd2 tetap 25 ppm tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persentase adsorpsi ion Cd2 . (b) Persentase teradsorpsi ion Cd2 relatif konstan dengan konsentrasi tetap 25 ppm sedangkan persentase teradsorpsi ion Cu2 meningkat dengan bertambahnya konsentrasi. (c) Profil serapan klorofil menunjukkan bahwa persentase terabsorpsi berbanding terbalik dengan kenaikan konsentrasi.