Skripsi
Pengaruh latihan aerobik teratur siang hari dan malam hari terhadap peningkatan kadar hemoglobin dalam darah pada tikus putih / Farul Prastiawan
Abstrak
Kata Kunci Latihan aerobik teratur siang hari malam hari hemoglobin. Atlet dapat menjalankan aktifitas yang lama apabila kandungan oksigen dalam tubuh dapat tercukupi. Sedangkan dalam pemenuhan oksigen dalam tubuh dibutuhkan hemoglobin yang cukup dalam darah. Hemoglobin dapat ditingkatkan apabila terjadi hipoksia. Hipoksia dapat terjadi apabila melakukan latihan fisik secara terus-menerus. Penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa pemberian latihan aerobik dan anaerobik untuk meningkatkan jumlah hemoglobin mempunyai pengaruh yang tidak nyata. Pada perlakuan aerobik didapatkan hasil yang lebih besar dibandingkan dengan perlakuan anaerobik. Sehingga peneliti ingin mengetahui apakah ada pengaruh latihan aerobik teratur yang dilakukan pada siang hari dan malam hari terhadap peningkatan jumlah hemoglobin dalam darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan latihan teratur pada saat siang hari dan malam hari terhadap peningkatan kadar hemoglobinPenelitian ini menggunakan experimental laboratories dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Postest Design. Sampel penelitian menggunakan tikus putih jenis rattus norvegicus strain wistar berjenis kelamin jantan yang dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing kelompok berjumlah 5 ekor. Kelompok 1 ialah kelompok kontrol kelompok 2 ialah kelompok yang diberi perlakuan renang pada siang hari kelompok 3 ialah kelompok yang diberi perlakuan renang pada malam hari. Pengaruh latihan diketahui dengan cara mengukur kadar hemoglobin dalam darah. Pengukuran hemoglobin dalam darah menggunakan HORIBAABX Diagnostics. Berdasarkan analisis data terdapat perbedaan pengaruh yang tidak signifikan antara latihan aerobik teratur pada saat siang hari dan latihan aerobik teratur pada saat malam hari terhadap peningkatan hemoglobin. Tetapi dilihat dari nilai rata-rata kontrol 15.06 siang 15.04 malam 14.56 terdapat perbedaan jumlah kadar hemoglobin pada tikus. Kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang tidak nyata latihan aerobik teratur yang dilakukan terhadap peningkatan jumlah kadar hemoglobin. Saran berdasarkan hasil penelitian ini perlu diadakan penelitian yang serupa dengan jumlah sampel dan bentuk latihan yang berbeda. Perlu diadakan penelitian yang serupa dengan memisahkan tikus satu dengan tikus yang lain pada kandang yang berbeda. Perlu diadakan penelitian serupa dengan metode pemeriksaan darah dengan parameter yang berbeda baik dari tingkat sel maupun molekuler.