Tugas Akhir
Pendekatan konstruktivisme meningkatkan pemahaman siswa tentang penyebab gerak benda pada pembelajaran IPA di kelas I SDN Kotalama I kota Malang / Welasasih
Abstrak
Kata Kunci Pembelajaran IPA pendekatan kontruktivisme prestasi belajar. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut pengembangan pandangan akan pembelajaran yang lebih berorintasi meningkatkan kemampuan siswa. Aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA belum optimal karena pembelajaran IPA di SD terfokus pada guru sedangkan siswa mendengarkan dan mencatat penjelasan guru. Kondisi ini berdampak terhadap rendahnya aktivitas dan prestasi belajar. Kenyataan tersebut melatarbelakangi dilaksanakannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan penerapan peningkatan aktivitas dan peningkatan prestasi siswa pada pelajaran Sains (IPA) tentang penyebab gerak benda di kelas I SDN Kotalama I Malang melalui pendekatan konstruktivisme.Subyek penelitian adalah siswa kelas I SDN Kotalam I yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan siklus Model Kurt Lewin melalui 2 fase atau 2 siklus yang setiap siklusnya terdiri dari perencanaan/revisi tindakan observasi dan refleksi. Pengumpulan Data dilakukan dengan teknik observasi tes dan dokumentasi.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan konstruktivisme sangat diperlukan. Hal ini dapat dilihat dari besarnya prosentase peningkatan dimana pada siklus I keaktifan siswa mencapai 65% dan hasil ketuntasan belajar 46 6% (pra tindakan). Sedangkan kenaikan yang cukup signifikan ditunjukkan pada siklus II keaktifan siswa mencapai 70 8 % (meningkat 5 8%) dan hasil kentuntasan belajar menjadi 83 3% yang mengalami peningkatan sebanyak 36 7. Disarankan guru yang ingin menerapkan pembelajaran berbasis konstruktivisme untuk memahami lingkungan belajar dan karakteristik siswanya. Sehingga seorang guru dapat menentukan metode media dan model pembelajaran yang tepat dipergunakan untuk siswa dalam kelas.