Tugas Akhir
Penerapan promosi unruk pengenalan produk baru pada PT. Bank Negera Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama malang / Hazar Umadita Sahara
Abstrak
Kata Kunci Promosi produk baru Akibat semakin ketatnya persaingan di dunia perbankan maka akan berdampak pada pendapatan atau omset bank itu sendiri. Untuk itu suatu bank dituntut memperluas market sharenya agar tidak kalah dengan bank lain dalam mengatasi hal ini maka pihak bank perlu menyusun strategi pemasaran yang efisien dan sesuai dengan kondisi pasar bank pada saat ini. Dengan menggunakan metode marketing mix diharapkan akan dapat meningkatkan omset dan pendapatan yang bersangkutan. Telah kita ketahui bahwa marketing mix itu dapat di implementasikan dalam sistem pemasaran. Dalam rangka memenangkan persaingan antara bank dalam menjalankan bauran pemasarannya dapat dilakukan berbagai strategi. Salah satu isi dari marketing mix adalah promosi yang merupakan kumpulan kiat insentif yang beraneka ragam. Kebanyakan berjangka pendek dirancang untuk pembelian suatu produk atau jasa tertentu secara lebih cepat dan lebih besar oleh konsumen ataupun nasabah. Dari definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa promosi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh produsen atau pemasar untuk menginformasikan mempengaruhi serta membujuk para calon pembeli tentang keberadaan suatu produk barang dan jasa yang dihasilkan agar konsumen tertarik untuk membeli serta menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan tersebut. Berdasarkan uraian diatas kegiatan promosi dapat menggunakan berbagai jenis promosi secara simultan dan terintegrasi dalam suatu rencana promosi produk yang merupakan kombinasi dari unsur-unsur promosi yang lebih dikenal dengan bauran promosi atau promotion mix. Lima jenis promosi yang biasa disebut bauran promosi yaitu iklan (addvertising) penjualan tatap muka (personal selling) promosi penjualan (sales promotion) hubungan masyarakat dan publisitas (publicity and public relation) serta pemasaran langsung (direct marketing) untuk memperkenalkan produk-produk yang dihasilkan. Hal ini telah melatar belakangi penulisan Tugas Akhir ini yaitu untuk mengetahui (1) Bagaimana ragam promosi yang digunakan dalam upaya pengenalan produk baru pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Malang (2) Bagaimana penerapan strategi promosi yang digunakan untuk pengenalan produk baru pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Malang (3) Apakah faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pengenalan produk baru pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Malang. Adapun dalam penerapan promosi untuk pengenalan produk baru pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Malang terdiri dari tiga hal yaitu (1) Ragam promosi yang digunakan oleh PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Malang yaitu melalui komunikasi langsung atau tatap muka (personal selling) iklan (addvertising) penggunaan promosi melalui media. Promosi penjualan (sales promotion) diunakan untuk menarik nasabah agar membeli produk atau jasa yang ditawarkan. Publisitas (publicity) merupakan kegiatan promosi untuk memancing nasabah melalui kegiatan seperti pameran bakti sosial dan kegiatan lainya. (2) Penerapan strategi promosi dimana dalam pelaksanaannya pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Utama Malang menggunakan Strategi pengeluaran promosi untuk mengetahui standar pengeluaran promosi yang dialokasikan. Strategi bauran promosi strategi berupaya memberikan distribusi yang optimal dari setiap metode promosi. Strategi pemilihan media strategi ini untuk memilih media yang tepet untuk kampanye iklan. Strategi copy periklanan untuk menjelaskan manfaat produk. Strategi penjualan memindahkan posisi ketahap pembelian melalui penjualan tatap muka. Strategi motivasi dalam motivasi terdapat kompensasi dan evaluasi. (3) Faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan promosi produk baru pada Bank Negara Indonesia adanya cabang-cabang pembantu di beberapa wilayah adanya ATM Bersama yaitu bekerjasama dengan bank-bank milik pemerintah. Adanya kerjasama antara perusahaan swasta. Adapun faktor penghambat yaitu adanya peraturan daerah yang sangat ketat. Masih sedikitnya media televisi swasta di daerah malang yang menyebabkan promosi tidak efisien mahalnya biaya iklan di wilayah malang. Oleh karena itu berdasarkan pemaparan diatas dapat diberikan saran untuk (1) Meningkatkan promosi yang efektif dan efisien melalui media iklan. (2) Meningkatkan promosi melalui segmentasi pasar dan pasar sasaran yaitu segmentasi demografik. (3) Memberikan rasa puas kepada nasabah melalui mutu pelayanan yang berkualitas. (4) perlunya menambah mesin ATM di tempat-tempat strategis dan pusat perbelanjaan.