UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas IV SDN Sawojajar 5 melalui pembelajaran kooperatif model two stay two stray / Sulikin Agus Purwanto

Purwanto, Sulikin Agus - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci pembelajaran IPA model Two Stay Two Stray. Berdasarkan observasi awal di SDN Sawojajar 5 Malang diketahui bahwa hasil belajar siswa kelas IV masih relatif rendah. Hasil belajar yang masih rendah ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang diterapkan masih menggunakan metode ceramah. Metode-metode ini membentuk siswa menjadi pasif dan kurang kreatif sehingga perlu adanya model pembelajaran yang dapat membuat siswa menjadi aktif. Model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk lebih dapat mengaktifkan siswa salah satunya adalah model pembelajaran Two Stay Two Stray. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Sawojajar 5 Malang dengan Kompetensi Dasar (KD) Mengidentifikasi beberapa jenis hubungan khas (simbiosis) dan hubungan makan dan dimakan antar makhluk hidup (rantai makanan). Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan aktivitas guru dalam penerapan pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray (TSTS) dalam meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas IV 2) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray 3) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif model Two Stay Two Stray dapat meningkatkan 1) aktivitas siswa dari pra tindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan ke arah baik (B) yaitu pada tingkat K dari siklus I (5 4%) menjadi (0 4%) ke siklus II. Tingkat C dari siklus I (14 15%) menjadi (7%) ke siklus II dan tingkat B mengalami kenaikan sebesar 12 15% yaitu dari siklus I (80 45%) menjadi (92 6%) ke siklus II dan 2) Ketuntasan belajar siswa dari pra tindakan ke siklus I mengalami peningkatan sebesar 48 94% dan dari siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan hasil belajar siswa sebesar 14 2%. Dari kegiatan pra tindakan siklus I dan ke siklus II dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif model TSTS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Adapun saran untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti siswa ramai sendiri guru dapat memberikan Lembar Kegiatan Kelompok pada tiap-tiap kelompok lebih dari satu lembar agar siswa lebih bertanggung jawab namun dalam pelaksanaannya siswa tetap bekerjasama. Selain itu guru juga harus lebih merata dalam mengelola kelas supaya seluruh siswa memperoleh perhatian yang sama.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.35044 PUR m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2010.
Deskripsi Fisik
ix, 147 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
04323/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2010
Subjek
1. SAINS (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN
Pembimbing
1. Heru Agus Triwidjaja 2. Endro Wahyuno
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik