Skripsi
Peningkatan proses dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran value clarification technique (VCT) pada matapelajaran PKn kelas V di SDN Sukoharjo 1 Kota Malang / Citra Kurnia Rizkyanti
Abstrak
Kata kunci Model Pembelajaran VCT Matapelajaran PKn Hasil Belajar Proses pembelajaran PKn di Sekolah Dasar menuntut guru mampu menyediakan dan mengelola pembelajaran PKn dengan metode dan teknik penunjang yang memungkinkan siswa dapat mengalami seluruh tahapan pembelajaran yang bermuatan keterampilan proses dan penguasaan konsep. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan guru kelas V di SDN Sukoharjo 1 Kota Malang tentang pembelajaran PKn diketahui beberapa permasalahan yang dihadapi pada pembelajaran di kelas tersebut diantaranya (1) Metode mengajar yang digunakan oleh guru masih didominasi metode ceramah (2) Aktivitas belajar siswa rendah yang ditandai oleh siswa kurang aktif dalam mencari atau menemukan pengetahuannya sendiri (3) Hasil belajar PKn siswa kelas V masih rendah. Ada 7 siswa (24 13%) telah mencapai ketuntasan belajar individu dan sebanyak 22 siswa (75 86%) belum mencapai ketuntasan belajar individu. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan penerapan model pembelajaran VCT. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan penerapan model pembelajaran VCT dalam pembelajaran yang dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas V SDN Sukoharjo 1 Kota Malang pada matapelajaran PKn. (2) Mendeskripsikan peningkatan proses belajar siswa kelas V SDN Sukoharjo1 Kota Malang pada matapelajaran PKn. (3) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas V SDN Sukoharjo1 Kota Malang pada matapelajaran PKn Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan prosedur kerja dilaksanakan 2 siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah 29 siswa kelas V SDN Sukoharjo 1 Kecamatan Klojen Kota Malang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi wawancara dokumentasi dan tes. Hasil penelitian dengan penerapan model pembelajaran VCT menunjukkan bahwa hasil belajar siswa secara klasikal terjadi peningkatan rata-rata dari 58 79 pada observasi awal menjadi 68 62 pada tindakan siklus I. Sedangkan peningkatan rata-rata dari siklus I ke siklus II meningkat dari 68 62 menjadi 75 34. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model VCT dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sukoharjo 1 Kota Malang materi pokok NKRI. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapankan guru menerapkan pembelajaran VCT pada mata pelajaran PKn sehingga siswa mengetahui dan mengalami secara langsung dan materi yang diperoleh dapat diingat lebih lama.