Skripsi
Penggunaan permainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan 1-10 di TK ABA 01 Batu / Dina Novarina
Abstrak
Kata Kunci Permainan Ular Tangga Kemampuan Kognitif Pemahaman Konsep Bilangan Penelitian ini berlatar belakang pada kurangnya kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan 1-10. Hal itu disebabkan karena perkembangan anak yang belum optimal ditambah lagi guru kurang dalam menstimulasi berbagai perkembangan anak cara guru cenderung konvensional dimana pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga anak kurang tertarik dan cepat bosan saat kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan permainan ular tangga untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan 1-10 dan mendeskripsikan peningkatan kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan 1-10 di kelompok A TK ABA 01 Batu. Penelitian ini dilakukan di TK ABA 01 Batu tanggal 20 November sampai 24 November 2010. Rancangan penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Dalam setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan teman sejawat sekaligus sebagai observer yaitu guru kelas B1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan ular tangga dalam pembelajaran terbukti dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan 1-10 di TK.Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 33 3%. Permainan ular tangga dapat meningkatkan kemampuan anak dalam memahami konsep bilangan 1-10 peningkatan ditandai dengan meningkatnya kemampuan kognitif anak dalam memahami konsep bilangan 1-10 yang meliputi lancer menyebut urutan bilangan 1-10 menunjukkan benda untuk bilangan 1-10 memasangkan lambang bilangan dengan benda sampai 10. Disarankan untuk pembelajaran bidang kemampuan kognitif di Taman kanak-kanak hendaknya diterapkan permainan ular tangga dan disarankan pula agar ada penelitian lebih lanjut dengan masalah lain yang dapat dimanfaatkan dalam bidang pembelajaran lainnya yaitu seni bahasa sosial emosional dan fisik motorik. Bagi anak pembelajaran dalam penelitian ini dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Bagi sekolah hasil penelitian ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih inovatif di sekolah dan bagi guru hasil penelitian ini dapat menjadi motivasi untuk melakukan penelitian lainnnya.