Skripsi
Peningkatan kemampuan membaca pemahaman isi teks bacaan melalui metode pembelajaran penemuan (discovery) siswa kelas IV SDN Ngadirejo 2 Kota Blitar / Heri Wijayanto
Abstrak
Kata kunci membaca pemahaman metode penemuan (discovery). Pada kenyataan di lapangan siswa kelas IV SDN Ngadirejo 2 Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar memiliki kemampuan membaca pemahaman yang rendah. Maka perlu diadakan penelitian untuk mengatasi masalah tersebut. Rumusan masalah penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah penerapan metode pembelajaran penemuan (discovery) untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman isi teks bacaan siswa kelas IV SDN Ngadirejo 2 Kota Blitar 2) Bagaimanakah hasil peningkatan kemampuan membaca pemahaman isi teks bacaan melalui metode pembelajaran penemuan (discovery) siswa kelas IV SDN Ngadirejo 2 Kota Blitar. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran penemuan (discovery) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman isi teks bacaan siswa kelas IV SDN Ngadirejo 2 Kota Blitar dan (2) mendeskripsikan hasil peningkatan kemampuan membaca pemahaman isi teks bacaan melalui metode pembelajaran penemuan (discovery) siswa kelas IV SDN Ngadirejo 2 Kota Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penulisan skripsi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi dan (4) refleksi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode discovery dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran kemampuan membaca pemahaman siswa antara lain pemahaman harfiah yaitu prosentase nilai rata-rata pada siklus I pertemuan pertama yaitu 69 7 dan pada pertemuan kedua yaitu 78 8. Prosentase nilai rata-rata pada siklus II pertemuan pertama yaitu 77 3 dan pada pertemuan kedua yaitu 81 8. Pemahaman inferensial yaitu prosentase nilai rata-rata pada siklus I pertemuan pertama yaitu 69 7 dan pada pertemuan kedua yaitu 72 7. Prosentase nilai rata-rata pada siklus II pertemuan pertama yaitu 71 2 dan pada pertemuan kedua yaitu 77 3. Pemahaman evaluasi yaitu prosentase nilai rata-rata pada siklus I pertemuan pertama yaitu 69 7 dan pada pertemuan kedua yaitu 71 2. Prosentase nilai rata-rata pada siklus II pertemuan pertama yaitu 80 3 dan pada pertemuan kedua yaitu 80 3. Pemahaman apresiasi yaitu prosentase nilai rata-rata pada siklus I pertemuan pertama yaitu 72 7 dan pada pertemuan kedua yaitu 69 7. Prosentase nilai rata-rata pada siklus II pertemuan pertama yaitu 72 7 dan pada pertemuan kedua yaitu 80 3. Ketuntasan klasikal pada akhir siklus II yaitu 91% lebih besar dari standar ketuntasan kalsikal yang ditentukan 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penemuan (discovery) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN Ngadirejo 2 Kota Blitar oleh karena itu guru disarankan untuk menerapkan metode penemuan (discovery) pada mata pelajaran bahasa Indonesia khususnya membaca pemahaman.