Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPA melalui connected model berbasis pakem siswa kelas V SDN Penaggungan Malang / Imam Hambali
Abstrak
Kata Kunci Hasil Belajar IPA Pembelajaran Terpadu Connected Model. Pembelajaran terpadu connected model merupakan model integrasi inter bidang studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Pembelajaran terpadu connected model peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa.Hasil observasi awal telah ditemukan (a) nilai ulangan tengah semester kurang dari standar ketuntasan secara klasikal.(b) pembelajaran cendrung tex book.(c) pembelajaran masih bersifat informatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V-B SDN Penanggungan Malang.waktu pelaksanaan mulai tanggal 18 Agustus sampai 22 November 2010. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas (PTK) collaborative. Dengan tujuan 1)Bagaimanakah penerapan connected model berbasis PAKEM siswa kelas V SDN Penanggungan Malang pada pembelajaran IPA konsep sistem peredaran darah manusia 2)Apakah penerapan connected model berbasis PAKEM dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas V SDN Penanggungan Malang 3)Apakah penerapan connected model berbasis PAKEM dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Penanggungan Malang Penerapan pembelajaran terpadu connected model adalah pembelajara yang yang mengintegrasikan satu konsep keterampilan yang dikaitkan dengan konsep keterampilan lain dalam satu bidang studi. Aktivitas belajar berpusat pada siswa sehingga pembelajaran lebih bermakna dan efektif. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan siklus I dan siklus II menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Dilihat dari proses pembelajaran pada pra tindakan tindakan siklus I dan tindakan pada siklus II dengan skor rata-rata kelas sebagai berikut (1) pra tindakan 68 4% dengan 14 orang siswa yang tuntas dan 21 siswa tidak tuntas dengan skor tertinggi 99 dan skor terendah 32 (2) tindakan siklus I 71 4% dengan siswa yang tuntas dan 17 orang dan yang tidak tuntas 18 orang dengan skor tertinggi 100 dan skor terendah 60 (3) tindakan siklus II 79 1% dengan siswa yang tuntas 24 dan yang tidak tuntas 11 dengan skor tertinggi 100 dan skor terendah 60. Kesimpulan (1) penerapan pembelajaran terpadu connected model adalah pembelajaran yang dilakukan dengan mengaitkan satu konsep dengan konsep berikutnya dalam satu bidang studi (2) aktivitas belajar siswa meningkat melalui pembelajaran terpadu connected model (3) hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA juga mengalami peningkatan.