Skripsi
Pengembangan kecerdasan intrapersonal melalui metode bermain peran pada anak kelompok B di RA Jamilah 45 Ngembe Beji Pasuruan / Khusnul Khotimah
Abstrak
Kata Kunci Metode bermain peran Kecerdasan intrapersonal. Kecerdasan intrapersonal yang dimiliki semua anak sejak lahir perlu dikembangkan supaya menjadi orang yang sukses dalam hidup dan karirnya. Guru dan orang tua mempunyai tugas untuk mengembangkannya dengan menggunakan berbagai cara. Salah satu di antaranya adalah menggunakan metode bermain peran karena metode ini dapat mengembangkan imajinasi dan penghayatan terhadap peristiwa yang dihadapi. Berkaitan dengan itu maka diperlukan pembahasan mengenai pengembangan kecerdasan intrapersonal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan intrapersonal anak kelompok B melalui metode bermain peran pada RA Jamilah 45 Ngembe Beji Pasuruan yang dilakukan pada bulan November 2010. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Sampel yang digunakan anak kelompok B di RA Jamilah 45 sebanyak 17 anak yang melibatkan dua orang kolaborator. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik interview penilaian hasil karya anak dan observasi terhadap gejala kecerdasan intrapersonal anak yang diperoleh di lapangan dengan menggunakan pedoman penilaian kecerdasan intrapersonal. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis tindakan yaitu secara deskriptif baik secara kualitatif maupun kuantitatif dengan pencapaian skor maksimal 75 % dari skor yang diharapkan. Hasil analisis data kuantitatif pada siklus I yang dilakukan selama dua kali pertemuan pada tanggal 15 dan 16 November 2010 diperoleh skor rata-rata sebesar 66 57 % mengalami kenaikan skor pada siklus II yang juga dilakukan selama dua kali pertemuan pada tanggal 19 dan 20 November 2010 sebesar 84 87% terdapat kenaikan skor sebesar 18 3 % dari siklus I ke siklus II. Kesimpulan hasil penelitian (1) pelaksanaan metode bermain peran harus menggunakan langkah-langkah yang tepat (2) metode bermain peran dapat mengembangkan kecerdasan intrapersonal anak kelompok B di RA Jamilah 45 Ngembe Beji Pasuruan. Saran disampaikan kepada (1) guru yang akan menggunakan metode bermain peran supaya mempersiapkan segalanya dengan matang (2) orang tua supaya memberi keleluasaan kepada anaknya untuk mengekspresikan kreativitasnya melalui bermain peran dengan pengawasan serius (3) peneliti selanjutnya supaya menggunakan tema-tema yang berbeda dan aspek-aspek yang lebih luas.