Tugas Akhir
Studi evaluasi operasi asphalt mixing plant pada pelaksanaan proyek pembangunan jalan Widang-Gresik-Surabaya / Kharis Uddin
Abstrak
Kata kunci evaluasi pengoperasian AMP Asphalt Mixing Plant (AMP) adalah suatu unit untuk mencampur aspal dengan agregat pada suhu tertentu sehingga menghasilkan campuran aspal yang baik. Tujuan studi lapangan adalah (1) mengetahui bagaimana pengoperasian AMP pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Jalan Widang-Gresik-Surabaya (2) mengetahui quality control di AMP sebelum dan sesudah dihampar dilapangan pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Jalan Widang-Gresik-Surabaya. Hasil studi lapangan menyebutkan bahwa (1) proses pengoperasian AMP pada proyek pembangunan jalan Widang-Gresik-Surabaya meliputi survei pengecekkan dan kesiapan peralatan dan kesiapan bahan material sebelum proses pencampuran dilaksanakan (2) agregat yang akan digunakan untuk proses pencampuran harus bersih dan kering dari kotoran dan air (3) aspal sudah tersedia 25.000-30.000 liter pada penampung aspal dan suhunya berkisar 110 -120 C agar mudah dialirkan ke pencampur aspal (4) aspal yang keluar dari AMP berkisar 167 C supaya dalam penghamparan dilapangan campuran aspal tidak mengalami penurunan suhu secara drastis dan (5) campuran aspal diangkut ke lapangan menggunakan dum truck dengan kapasitas 7 ton pada bagian bak truk dilapisi pelumas supaya aspal tidak melekat pada bak truk setelah campuran dimuat selanjutnya bak ditutup menggunakan terpal. Berdasarkan hasil studi lapangan ini disarankan (1) dalam pengecekkan peralatan sebaiknya dilakukan setiap 1 minggu sekali supaya dapat diketahui kelayakan dari semua komponen AMP dan pada saat AMP akan beroperasi dapat langsung memulainya tanpa menunggu pengecekkan lagi.