Skripsi
Penggunaan metode karya wisata dalam meningkatkan kecerdasan naturalis pada kelompok B di RA. Tarbiyatus Shibyan Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan / Khamidah
Abstrak
Kata kunci Metode Karyawisata Kecerdasan naturalis PAUD Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dikelompok B di RA Tarbiyatus Shibyan di Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan terdapat rumusan masalah sebagai berikut 1) Bagaimanakah penerapan metode karyawisata dalam meningkatkan kecerdasan naturalis anak B di RA Tarbiyatus Shibyan di Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan 2) Apakah penerapan metode karyawisata dalam meningkatkan kecerdasan naturalis anak B di RA Tarbiyatus Shibyan di Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) Mendeskripsikan penerapan metode karyawisata untuk meningkatkan kecerdasan naturalis anak kelompok B di RA Tarbiyatus Shibyan Baujeng Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.2) Mendeskripsikan peningkatan kecerdasan naturalis dengan penerapan metode karyawisata pada anak kelompok B di RA Tarbiyatus Shibyan Baujeng Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dirancang dalam dua siklus. Masing-masing terdiri dari empat tahapan yaitu perncanaan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B di RA Tarbiyatus Shibyan di Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan. Yang berjumlah 20 anak. Metode pengumpulan data diperoleh dengan cara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mnunjukkan bahwa metode karyawisata dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak kelompok B. Berdasarkan lembar observasi pada siklus satu adalah dengan empat anak mendapat nilai bintang satu dan 15 nilai bintang dua dan satu anak mendapat nilai bintang tiga. Pada siklus II meningkat menjadi enam anak mendapat nilai bintang empat dan 14 anak mendapat nilai bintang tiga. Berdasarkan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode karyawisata dapat meningkatkan kecerdasan naturalis anak. Pada siklus 1 skor bintang tiga adalah satu anak nilai bintang dua adalah 15 anak dan nilai bintang satu adalah empat anak. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan hasil nilai bintang empat ada enam anak dan bintang tiga 14 anak. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat mengembagkan metode karyawisata untuk meningkatkan kecerdasan naturalis anak. Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah hendaknya lebih di variatif lagi agar anak lebig bersemangat.