Skripsi
Penerapan strategi fighting questions dalam pembelajaran bahasa Jerman pada siswa kelas XII SMAN 1 Kepanjen / Wahyuning Sukmawati
Abstrak
Kata kunci strategi fighting questions pembelajaran bahasa Jerman Pembelajaran bahasa Jerman terdiri dari empat keterampilan berbahasa yakni mendengar berbicara membaca dan menulis. Pada pembelajaran bahasa Jerman di SMA Negeri 1 Kepanjen banyak siswa yang mengalami kesulitan khususnya dalam keterampilan berbicara dan menulis. Berdasarkan hal tersebut dalam penelitian ini peneliti menggunakan strategi fighting questions sebagai strategi pembelajaran untuk mengatasi kesulitan siswa dalam pembelajaran bahasa Jerman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi fighting questions dalam pembelajaran bahasa Jerman. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XII Bahasa SMA Negeri 1 Kepanjen yang berjumlah 30 orang. Data yang dikumpulkan adalah data proses kegiatan pembelajaran dan data hasil kuesioner siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi fighting questions dalam pembelajaran bahasa Jerman berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan pembelajaran strategi fighting question. Selain itu penerapan strategi ini mampu memberikan suasana belajar yang baru dan menyenangkan bagi siswa selain itu siswa juga menjadi lebih aktiv. Hal itu terlihat saat siswa saling tanya jawab dan ketika siswa mengoreksi jika ada jawaban siswa lain yang kurang tepat. Sebagian besar siswa berpendapat bahwa strategi ini dapat membantu siswa memahami materi pembelajaran bahasa Jerman. Berdasarkan hasil penelitian ini peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran bahasa Jerman untuk menerapkan strategi fighting questions secara berkelanjutan sehingga dapat diperoleh hasil yang maksimal. Guru juga sebaiknya menggunakan media yang lebih efektif dan menarik. Siswa disarankan untuk lebih banyak berlatih dalam kegiatan mendengar menulis dan berbicara. Untuk peneliti selanjutnya hendaknya menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan acuan untuk melakukan penelitian pada kelas yang berbeda.