UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis kontribusi kantin terhadap tingkat pendapatan sekolah di SDN Percobaan 1 Malang / Lissa Nuriska Manto

Manto, Lissa Nuriska - Nama Orang;

Abstrak
Kata Kunci kantin biaya omzet pendapatan kontribusi Suatu lembaga pendidikan seperti sekolah menyediakan layanan khusus bagi peserta didik untuk kelancaran dalam proses belajar-mengajar. SDN Percobaan 1 Malang juga memiliki layanan khusus tersebut yang berupa kantin sekolah. Kantin adalah suatu bangunan yang berada di lingkungan sekolah yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman sehat bagi seluruh warga sekolah sehingga mereka mendapatkan pelayanan setelah melakukan aktivitas jasmani maupun rohani. Kantin merupakan salah satu layanan yang keberadaannya mampu memberikan kontribusi bagi pihak lembaga. Secara materi kantin memberikan kontribusi berupa uang dan non materi berupa jasa layanan yang mempermudah semua warga sekolah dalam memenuhi kebutuhan fisiknya. SDN Percobaan 1 Malang merupakan sekolah inti di Kecamatan Lowokwaru yang menjadi contoh sekolah-sekolah lain untuk menjadi lebih baik. Oleh karena itu sekolah ini harus menjaga citra sekolah secara baik. Dengan adanya otonomi daerah tiap-tiap sekolah berhak mengembangkan potensinya sebaik mungkin. Salah satu cara sekolah ini mengembangkan potensinya adalah dengan meningkatkan pelayanan terhadap semua warga sekolah terutama peserta didik dalam hal layanan khusus kantin sekolah. Selain memberikan pelayanan pihak sekolah juga pendapatkan pemasukan tambahan. Kantin ini tidak ditangani sendiri oleh pihak sekolah karena diserahkan kepada pihak penyewa yang telah memberikan kontribusi. Kantin merupakan bisnis yang memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak. Dengan pengelolaan yang baik maka dapat diketahui besarnya kontribusi secara pasti namun dalam kenyataannya banyak kantin yang masih tradisional yang tidak melakukan pembukuan secara rutin sehingga pihak sekolah hanya menerima kontribusi tanpa banyak yang diketahui dari perkembangan kantin yang sesungguhnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini secara umum membahas tentang komponen penting yang terdapat pada bisnis kantin yang meliputi (1) Proses sewa kantin sekolah (2) Biaya operasional rata-rata yang dikeluarkan kantin selama satu tahun (3) Omzet bisnis makanan dan minuman dalam satu tahun (4) Pendapatan bersih kantin dalam satu tahun (5) Kontribusi kantin terhadap tingkat pendapatan di SDN Percobaan 1 Malang. Berkaitan dengan bisnis tersebut maka penelitian ini dilakukan di SDN Percobaan 1 Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyewaan kantin sampai dengan kontribusi kantin yang diberikan kepada pihak sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif yang menggunakan teknik analisis laba rugi. Penelitian ini menggunakan instrumen pedoman wawancara yang berupa daftar pertanyaan dari jabaran variabel yang ada. Sumber data dari penelitian ini adalah penanggung jawab kantin dan pihak-pihak yang menyewa kantin sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara observasi dan dokumentasi. Wawancara digunakan untuk mendapatkan informasi tentang apa saja yang berkaitan dengan penelitian ini. Observasi digunakan untuk mengamati keadaan sekolah saat penelitian ini dilaksanakan. Dokumentasi digunakan sebagai barang bukti yang nyata bahwa peneliti benar-benar melakukan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan biaya operasional dari seluruh kantin di SDN Percobaan 1 Malang mencapai Rp 67.050.000 - dalam satu tahun. Omzet keseluruhan kantin dalam satu tahun mencapai Rp 251.700.000 -. Pendapatan bersih yang diterima kantin dalam satu tahun mencapai Rp 184.650.000 -. Kontribusi yang diterima pihak sekolah berasal dari biaya sewa kantin yang mencapai Rp 8.000.000 - per satu tahun dari keseluruhan kantin yang ada. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa biaya operasional tergantung dari beberapa komponen biaya. Komponen biaya tersebut meliputi biaya pegawai biaya bahan baku biaya sewa dan biaya-biaya yang lainnya. Omzet bisnis kantin juga tergantung dari biaya operasional yang dikeluarkan banyaknya konsumen/daya beli konsumen hari efektif dan lain sebagainya. Pendapatan bersih dapat diperoleh dari omzet keseluruhan kantin dikurangi dengan biaya operasional yang telah dikeluarkan. Kontribusi yang diterima pihak sekolah jumlahnya lebih sedikit dari pendapatan yang diterima oleh masing-masing pihak penyewa. Bisnis kantin di lingkungan sekolah sangat menguntungkan untuk kedua belah pihak jika dilakukan pengelolaan kantin secara baik dan tertata sehingga dapat diketahui perkembangan kantin selama satu tahun berjalan.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.1206 MAN a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Jurusan Administrasi Pendidikan, 2010.
Deskripsi Fisik
ix, 112 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00427/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. SEKOLAH (PENDIDIKAN DASAR) - PENDAPATAN
2. KANTIN SEKOLAH

Pembimbing
1. BAMBANG SETYADIN ; 2. ACHMAD SUPRIYANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik