Skripsi
Pemanfaatan e-learning sebagai sumber belajar siswa Jurusan Tata Boga SMK Negeri di Kota Malang / Noviana Wirena Carolin
Abstrak
Kata kunci e-learning sumber belajar SMK Negeri Kota Malang SMK merupakan sekolah yang berorientasi pada peningkatan mutu sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dituntut untuk mengembangkan sistem pembelajaran dan informasi yang berbasis IT. Salah satu usaha dalam meningkatkan sistem pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan memanfaatkan media internet sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pemanfaatan media internet sebagai sumber belajar siswa jurusan Tata Boga SMK Negeri di Kota Malang Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan media internet sebagai sumber belajar khususnya siswa kelas XII program keahlian Tata Boga SMK Negeri di Kota Malang. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII program keahlian Tata Boga di SMK Negeri yang terdapat jurusan tata boga di Kota Malang Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling.. Teknik pengambilan data berupa kuesioner. Hasil penelitian ini adalah 1) Intensitas penggunaan internet oleh siswa SMK kelas XII Jurusan Tata Boga memperoleh skor rata-rata (3 067) termasuk kategori baik. Rinciannya sebagai berikut (a) Siswa (38 67%) menyatakan materi yang tersaji dalam bentuk komputer tergolong memadai (2 747) (b) siswa (50 67%) menyatakan jumlah ketersediaan laptop LCD pada setiap kelas memadai (2 787) (c) siswa (60%) menyatakan tingkat pemakaiaan internet tergolong baik (3 080 ) (d) siswa (60%) menyatakan lebih sering menggunakan internet via ponsel dan warnet (3 347) (e) siswa (50 66%) menyatakan internet untuk pembelajaran dalam satu minggu tergolong baik (3 280) (f) siswa (60%) menyatakan penggunaan komputer oleh siswa tergolong baik (3 080) 2) Pendapat siswa tentang penggunaan internet terdiri dari 5 (lima) sub variabel yaitu (a) siswa (36%) setuju internet dapat mengurangi interaksi sosial (2 920) (b) siswa (42 67%) setuju internet menampilkan informasi yang menyesatkan (2 573 ) (c) siswa (41 33%) siswa kurang setuju internet membuat siswa menjadi malas (2 053) (d) siswa (62 66%) siswa kurang setuju internet membuat status sosial siswa menjadi lebih tinggi (1 640) (e) siswa (42 57%) menyatakan kurang setuju internet dapat membuat siswa menjadi seorang plagiator (1 960) 3) Faktor yang memotivasi siswa memanfaatkan internet adalah (a) siswa (37 33%) menyatakan internet adalah sumber belajar yang cukup memotivasi dalam menyediakan informasi yang up to date (2 467) (b) siswa (29 33%) menyatakan internet merupakan media belajar yang baik dan efisien dibandingkan dengan media belajar lainnya (3 013) (c) siswa (34 67%) menyatakan internet membuat waktu lebih hemat dan efisien dibandingkan media lainnya (d) siswa (30 67%) menyatakan internet cukup berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar (2 560) (e) siswa (49 33%) menyatakan internet membuat belajar lebih fleksibel dan mandiri (3 187) (f) siswa (49 33%) menyatakan internet media belajar yang baik dan memadai membantu menyelesaikan tugas sekolah (2 600) 4) Faktor dominan penghambat siswa memanfaatkan internet adalah (a) siswa (29 33%) menyatakan penguasaan bahasa Inggris sangat mempengaruhi dalam memanfaatkan internet sebagai sumber belajar (2 493) dan (b) siswa (53 34%) menyatakan bahwa akses internet masih tergolong sangat mahal (2 947). Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Intensitas penggunaan internet oleh siswa SMK Tata Boga termasuk kategori baik (2) Siswa kurang setuju mengenai beberapa hal diantaranya ialah internet menampilkan informasi yang menyesatkan internet membuat status sosial menjadi lebih tinggi membuat siswa menjadi seorang plagiator (3) Faktor memotivasi siswa memanfaatkan E-learning yaitu sebagai sumber belajar yang cukup memotivasi dalam menyediakan sumber belajar yang up to date media belajar yang baik dan efisien dibandingkan media lainnya berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar membuat belajar lebih fleksibel dan mandiri sebagai media belajar yang baik dan memadai dalam menyelesaikan tugas sekolah (4) Faktor utama penghambat siswa memanfaatkan E-learning yaitu lemahnya penguasaan bahasa inggris biaya akses internet yang masih tergolong mahal Saran yang dapat disampaikan untuk meningkatkan pemanfaatan E-learning antara lain siswa dapat mengoptimalkan pemanfaatan internet menjadi seimbang antara pemanfaatan internet sebagai sumber belajar dan sarana hiburan. Guru hendaknya memotivasi siswa memanfaatkan internet sebagai sumber belajar. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan meneliti banyaknya jumlah guru di sekolah yang memanfaatkan internet sebagai media pembelajaran di kelas