Skripsi
Survei tentang aspek evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMP negeri se-kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun semester genap tahun 2009/2010 / Eko Rido Waskito
Abstrak
Kata kunci Evaluasi guru penjaskes kriteria evaluasi Kriteria penilaian penjaskes mencakup aspek psikomotor afektif kognitif dan fisik. Dalam melakukan evaluasi bobot dan persentase yang diberikan guru pendidikan jasmani dan kesehatan berbeda-beda dalam menentukan aspek penilaian. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan yang ada di KTSP dilaksanakan oleh guru pendidikan jasmani dan kesehatan SMP se-Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. Apakah aspek psikomotorik afektif kognitif dan fisik dilaksanakan dalam evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan oleh guru pendidikan jasmani dan kesehatan di SMP Negeri se-Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun semester genap 2009/2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah guru pendidikan jasmani dan kesehatan sudah menggunakan standar kompetensi materi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan sesuai dengan KTSP. Serta untuk mengetahui apakah aspek psikomotorik afektif kognitif dan fisik digunakan dalam evaluasi pembelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan oleh guru pendidikan jasmani dan kesehatan di SMP Negeri se-Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun semester genap 2009/2010. Penelitan ini merupakan penelitian diskriptif. Subyek penelitian ini terdiri dari 6 guru yang mengajar mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan di SMP Negeri se-Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun. Instrumen yang digunakan berupa daftar cek angket. Hasil penelitian ini berupa materi pendidikan jasmani dan kesehatan yang diajarkan sesuai dengan isi KTSP meskipun tidak semuanya dilaksanakan dari 6 guru. Dari semua aspek yang dievaluasi aspek psikomotor 66 037% dari materi keseluruhan aspek afektif 0% aspek kognitif 6 77% dan aspek fisik 50%. Sedangkan aspek evaluasi sub materi pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan aspek psikomotor yang baru dilakukan adalah 49 019% dari materi keseluruhan aspek afektif 0% aspek kognitif 2 77% aspek fisik 29 62% dari 6 responden yang mengajar di kelas VII dan VIII. Kesimpulan penelitian ini adalah enam guru yang mengajar materi pendidikan jasmani dan kesehatan tidak menggunakan semua materi yang ada di dalam KTSP untuk kelas tujuh dan delapan secara maksimal. Untuk evaluasi aspek psikomotorik afektif kognitif dan fisik masih kurang dalam prakteknya. Dari ketiga SMP Negeri se-Kecamatan Dolopo aspek psikomotorik dan fisik lebih dominan sedangkan aspek afektif dan kognitif masih kurang dalam melakukan evaluasi. Saran bagi guru pendidikan jasmani dan kesehatan harus memperhatikan semua aspek dalam melakukan evaluasi. Tetapi dalam pemberian persentase penilaian harus berbeda karena dalam mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan aspek psikomotor lebih diutamakan tetapi tidak meninggalkan aspek afektif kognitif dan aspek fisik. Berdasarkan hasil penelitian maka aspek afektif perlu ditingkatkan karena dapat melatih kepribadian dan sikap siswa sehingga siswa dapat bersosialisasi dengan baik dan memtuhi peraturan yang ada di masyarakat. Aspek kognitif juga penting karena selain melakukan praktek siswa juga mengetahui pengetahuan yang luas tentang macam-macam olahraga mulai dari sejarah peraturan dan lain-lain. Aspek fisik juga penting karena aktivitas tersebut bermanfaat untuk menjaga kebugaran fisik siswa dalam melakukan aktivitas pembelajaran pendidikan jasmani.