Tugas Akhir
Studi pelaksana dan analisis biaya untuk pekerjaan atap baja proyek pembengunan tahap III gedung Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang / Agung Dwi Nugroho K.B.
Abstrak
Kata kunci tahapan pelaksanaan dan volume pekerjaan atap Atap adalah struktur paling atas dalam suatu bangunan. Atap sangat penting karena atap melindungi bangunan beserta isinya dari panas hujan angin. Penutup atap harus kedap air tahan cuaca tahan terhadap api bobot ringan dan berdaya tahan lama. Pelaksanaan pekerjaan konstruksi atap harus sesuai dan melalui tahapan-tahapan pelaksanaan yang ada dan pelaksanaan dilapangan harus selalu memperhatikan efektifitas waktu. Beragamnya model konstruksi atap mulai dari atap yang berbentuk limas segitiga kerucut kubah/setengah bola sampai atap datar Hal ini akan berpengaruh terhadap volume pekerjaan atau Bill of Quantity (BQ) sehingga akan mempengaruhi dalam perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tujuan dari proyek akir ini adalah mengetahui proses pelaksanaan pekerjaan Atap Baja dan mengetahui perbandingan antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) atap gedung Fakultas Tenik Universitas Negeri Malang. Metode yang dilakukan pada proyek akir ini adalah dengan cara melakukan wawancara observasi (pengamatan secara langsung) dan dokumentasi. Observasi diperlukan untuk memperoleh data tentang volume pekerjaan atap yaitu ukuran riil dari atap. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) akan dilakukan dengan menghitung volume pekerjaan kemudian dibandingkan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atap yang dibuat oleh Konsultan Perencana yang bertujuan untuk mengetahui berapakah perbedaan RAB yang dihitung oleh konsultan perencana dengan RAB yang dihitung oleh peneliti. Pelaksanaan pekerjaan persiapan pengangkatan baja pekerjaan fabrikasi perakitan Atap Baja dan pemasangan penutup atap banyak kesesuaianya dengan prosedur dan tahapan pelaksanaan pekerjaan besarnya perbedaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atap baja yang dibuat oleh Konsultan Perencana dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) atap yang dihitung oleh peneliti sebesar Rp. 23.894.506 00 (dua puluh tiga juta delapan ratus sembilan puluh empat ribu lima ratus enam rupiah) atau 27.79 %. Berdasarka hasil studi lapangan dapat disarankan agar Pelaksana proyek lebih meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan atap baja selain itu agar dilakukan studi lapangan lebih lanjut untuk memperoleh spesifikasi kerja yang lebih datail dan lebih akurat mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaan kontruksi atap baja.