Tesis
Peningkatan penguasaan kosakata bahasa inggris siswa kelas V SDN Pehserut I Nganjuk dengan menggunakan strategi Four-Pronged / Haryadi
Abstrak
Kata kunci penguasaan kosakata strategi four-pronged. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pembelajaran kosakata bahasa Inggris tidak dicantumkan secara eksplisit. Namun demikian penguasaan kosakata merupakan aspek penting yang harus dimiliki siswa dalam belajar bahasa sehingga perlu upaya peningkatan penguasaan kosakata. Salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa adalah dengan menggunakan pembelajaran strategi four-pronged. Penelitian ini dilakukan berdasarkan permasalahan-permasalahan kesulitan siswa dalam belajar bahasa Inggris. Salah satu permasalahan utama adalah rendahnya penguasaan kosakata. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa dengan menggunakan strategi four-pronged. Berdasarkan tujuan itu rumusan permasalahan penelitian ini adalah (1) bagaimana proses pelaksanaan peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris dengan strategi four-pronged (2) bagaimana hasil peningkatan kosakata bahasa Inggris siswa dengan menggunakan strategi four-pronged Untuk menjawab kedua pertanyaan itu penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada 19 orang siswa yang memiliki penguasaan kosakata bahasa Inggris sangat rendah. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus dilakukan dalam empat kali pertemuan. Proses pembelajaran dalam penelitian difokuskan pada peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa. Hasil analisis skor tes kosakata menunjukkan peningkatan penguasaan kosakata siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 32% dan penguasaan kosakata siswa secara klasikal pada siklus II sebesar 95%. Tingkat partisipasi belajar siswa berdasarkan observasi menunjukkan peningkatan pada siklus I sebesar 70% dan pada siklus II sebesar 87%. Selain itu respon siswa terhadap pembelajaran kosakata dengan strategi four-pronged menunjukkan hasil positif. Hal itu dilihat dari hasil pengolahan data angket pada siklus I sebesar 82% dan pada siklus II sebesar 83%. Data-data tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kosakata bahasa Inggris dengan strategi four-pronged berpengaruh positif. Dengan demikian peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris siswa kelas V SDN Pehserut I Nganjuk dengan menggunakan strategi four-pronged dapat dikatakan berhasil. Penelitian ini tidak lepas dari kekurangan. Beberapa kekurangan itu antara lain keterbatasan waktu keterbatasan data dan keterbatasan penyajian. Hasil peningkatan skor tes observasi dan angket hanya merupakan sebuah ujicoba. Oleh karena itu diharapkan ada penelitian lain yang dapat mengembangkan hasil penelitian ini dengan lebih mendalam dan dapat menerapkan strategi four-pronged untuk peningkatan keterampilan bahasa yang lain.