Skripsi
Pengaruh reengineering sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan (studi pada PT. Aneka Tirta Sukoindo Sukorejo) / Yunita Misrani
Abstrak
Kata kunci Reengineering restrukturisasi organisasi downsizing kinerja. Persaingan kuat yang menyertai globalisasi dan perkembangan teknologi telah memberikan kebebasan memilih yang luas kepada masyarakat pengguna. Mereka menjadi semakin cerdas dalam menentukan pilihan hanya produk yang mempunyai keunggulan biaya kualitas layanan dan kecepatan yang akan mereka pilih. Hal ini hanya bisa dicapai jika perusahaan dapat melakukan efektivitas untu meningkatkan kinerja bisnis mereka. Alternatif yang dapat dilakukan perusahaan dalam menghadapi permasalahan tersebut adalah reengineering atau perombakan secara besar-besaran terhadap bisnis yang dijalankan. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan mencapai posisi terdepan dalam persaingan yaitu dengan membangun kompetensi inti ( core competitive ) sebagai sumber keunggulan kompetitif yang berkesinambungan. Target reengineering SDM berkaitan dengan penekanan biaya peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan dan perubahan budaya perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh restrukturisasi organisasi dan perampingan karyawan (downsizing) terhadap kinerja karyawan di PT. Aneka Tirta Sukoindo Sukorejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis explanatory dengan fokus penelitian pada kejadian lampau (expos factor). Dalam penelitian ini populasi yang akan diteliti adalah 131 orang karyawan PT. Aneka Tirta Sukoindo. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 99 orang. Proses pengambilan sampel menggunakan metode sample random sampling. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner kemudian dilakukan scoring dengan menggunakan skala Likert. Hasil scoring tersebut kemudian dianalisis secara statistik. Analisis data menggunakan analisis inferensial yaitu dengan teknik regresi linear berganda. Teknik analisis kualitatif juga digunakan untuk melakukan penarikan kesimpulan sebagai interpretasi dari hasil perhitungan statistik dan hubungannya dengan variabel-variabel yang diteliti. Dalam teknik ini akan diketahui implikasi hasil jika dibandingkan dengan teori-teori reengineering SDM. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan beberapa hal antara lain restrukturisasi organisasi (X1) dan perampingan karyawan (X2) memiliki pengaruh yang positif terhadap peningkatan kinerja karyawan (Y). Dalam hal ini perampingan karyawan memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap kinerja karyawan dibandingkan dengan restrukturisasi organisasi. Restruktrusisasi organisasi yang diterapkan ternyata memiliki kontribusi yang tidak lebih besar dari perampingan karyawan sehingga untuk menunjang misi organisasi yang mengedepankan efisien dan efektivitas fungsi staf pusat perlu lebih dimaksimalkan dengan melakukan perluasan tugas (job enlargement) dan pengayaan tugas (job enrichment) yang sesuai dengan jabaran tugas (job description) mereka. Reengineering perlu dilakukan perusahaan untuk meningkatkan efisien dan efektifitas organisasi yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan penekanan biaya dan perbaikan budaya organisasi.