UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis perbedaan tingkat kesehatan (Analisis Camels) Bank Devisa dan bank non Devisa yang listing di BEI periode 2007-2009 / Siti Khotijah

Khotijah, Siti - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci Tingkat Kesehatan Bank CAMELS Bank merupakan lembaga keuangan yang tidak hanya dibutuhkan bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan tetapi juga sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara. Untuk menilai kinerja suatu bank umumnya digunakan enam aspek penilaian yaitu Capital Asset Quality Management Earnings Liquidity Sensitivity to Market Risks (CAMELS). Analisa CAMELS tidak hanya mengukur tingkat kesehatan sebuah bank tetapi sering pula digunakan sebagai indikator dalam menyusun peringkat dan memprediksi prospek suatu bank di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel-variabel CAMELS yang terdiri dari CAR RORA NPM ROA BOPO LDR dan RGR merupakan variabel pembeda status tingkat kesehatan bank devisa dan bank non devisa. Teknik sampling yang digunakan penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel untuk kategori bank devisa meliputi Bank Swadesi Tbk Bank Nusantara Parahyangan Tbk dan Bank Kesawan Tbk. Sampel untuk kategori bank non devisa meliputi Bank Victoria Internasional Tbk Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk dan Bank Eksekutif Internasional Tbk. Jenis data adalah kuantitatif dan merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs BEI. Data yang digunakan adalah laporan keuangan tahunan perbankan selama periode 2007-2009. Analisis data menggunakan teknik pengujian statistik parametrik uji t dimana proses pengolahan data menggunakan program SPSS 16.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kesehatan bank devisa dan bank non devisa selama periode 2007-2009 kecuali pada rasio NPM. Ini menunjukkan bahwa selama tahun 2007-2009 kinerja bank devisa dan bank non devisa sama-sama baik dengan predikat sehat. Dari hasil perhitungan rasio CAMELS masing-masing perbankan menunjukkan kinerja yang sama-sama baik meskipun menunjukkan perbedaan akan tetapi nilainya sangat kecil sehingga tidak membawa pengaruh yang signifikan terhadap penilaian secara keseluruhan. Berdasarkan hasil penelitian ini ada beberapa saran yang diharapkan berguna bagi pembaca dan pihak-pihak yang terkait dengan dunia pendidikan antara lain penyebab utama dari turunnya kinerja perbankan adalah jumlah kredit yang tidak tertagih yang jumlahnya terlalu tinggi. Oleh karena itu pihak manajemen bank perlu menerapkan prinsip kehati-hatian dalam memberikan kredit kepada pihak lain. Disamping unsur-unsur yang diteliti ada beberapa faktor yang juga mempengaruhi kesehatan perbankan antara lain keadaan ekonomi kebijakan ekonomi dan politik nilai tukar dan inflasi. Hendaknya kedepan unsur-unsur tersebut menjadi pertimbangan juga dalam menilai kesehatan bank.


Informasi Detail
DDC
Rs 332.106 KHO a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Keuangan, 2010.
Deskripsi Fisik
x, 239 + [6] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00588/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2010
Subjek
1. BANK - KINERJA
2. BANK - KESEHATAN

Pembimbing
1. BAMBANG BANU S. ; 2. SUBAGYO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik