Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran kimia dengan model learning cycle 5-fase pada materi analisis air dan mineral untuk pembelajaran kimia siswa SMK kelas XI Program Keahlian Kimia Analisis sebagai penunjang KTSP / Ivana Septin Ernawati
Abstrak
Kata kunci modul KTSP konstruktivistik Learning Cycle 5-fase analisis air dan mineral Borg and Gall. Penyempurnaan kurikulum 1994 menjadi kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) berdampak terhadap perubahan paradigma pembelajaran dari pembelajaran yang bersifat behavioristik menuju pembelajaran konstruktivistik. Salah satu model pembelajaran yang berorientasi konstruktivistik adalah model Learning Cycle 5-fase. Untuk menunjang pembelajaran yang berbasis konstruktivistik tersebut diperlukan bahan ajar yang salah satunya adalah modul. Sejauh ini belum tersedia modul dengan model Learning Cycle 5-fase untuk materi analisis air dan mineral untuk SMK. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul pembelajaran kimia dengan model Learning Cycle 5-fase pada materi analisis air dan mineral untuk pembelajaran kimia siswa SMK kelas XI program keahlian analisis kimia serta menguji tingkat kelayakannya. Pengembangan modul mengadaptasi model pengembangan Borg and Gall dengan beberapa adaptasi dimana pengembangan yang dilakukan tidak sampai pada uji coba produk di lapangan. Langkah pengembangan yang dilakukan adalah penelitian dan pengumpulan data perencanaan dan pengembangan draf produk. Desain validasi meliputi validasi soal ulangan harian dan validasi isi produk (modul yang dilengkapi RPP). Validasi soal dilakukan dengan mengujicobakan soal ke siswa kemudian dianalisis validitas reliabilitas tingkat kesukaran dan daya bedanya. Kriteria butir soal yang dipakai dalam modul adalah soal dengan tingkat kesukaran minimal sedang daya beda minimal cukup dan harus valid. Instrumen pengumpulan data berupa soal ulangan harian dan angket validasi. Hasil validasi dianalisis dengan teknik analisis nilai rata-rata. Hasil pengembangan berupa modul analisis air dan mineral yang dilengkapi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Dari hasil analisis diperoleh tingkat kelayakan modul 3 89 dengan kriteria valid/baik/layak (skor maksimal 4). Adapun tingkat kelayakan RPP sebesar 3 84 dengan kriteria valid/baik/layak (skor maksimal 4). Oleh karena itu dapat disimpulkan modul analisis air dan mineral yang dilengkapi dengan RPP ini sudah baik dan layak untuk diujicobakan di lapangan (validasi empirik).