Tugas Akhir
Perencanaan mesin pengupas kulit buah kopi, guna meningkatkan produktifitas petani kopi / Triyo Sasono, Redika Wahyu Susurya
Abstrak
Kata Kunci Mesin Pengupas Kulit Buah Kopi Kopi merupakan biji-bijian dari pohon jenis Coffea. Satu pohon kopi dapat menghasilkan sekitar 1kg (2 205 lb) kopi per tahun. Ada lebih dari 25 jenis kopi dengan tiga jenis utama yang paling terkenal adalah Robusta Liberia dan Arabica yang mewakili 70% dari total produksi. Perbadaan antara kopi Arabika dan Robusta salah satunya adalah kandungan kafeinnya yaitu Arabika mempunyai kandungan kafein 0 8-1 4% Robusta 1 7-4 0%. Kulit kopi juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan pupuk karena kulit kopi mempunyai kandungan protein 17 88 % Namun berdasarkan informasi dari harian umum Pikiran Rakyat dikatakan bahwa penanganan kopi pasca panen masih kurang optimal. Salah satu upaya yang akan dilakukan untuk menjaga kualitas biji kopi yaitu pengupasan biji kopi pasca panen. Pengupasan sebaiknya dilakukan secara langsung setelah biji kopi dipetik dan dipisahkan antara biji kopi warna hijau dan merah. Hal ini untuk menghindari biji kopi mengering karena disimpan dalam waktu lama dengan cara konvensional. Jika telah demikian akan dibutuhkan tenaga yang lebih besar untuk proses pengupasannya. Untuk mengatasinya dilakukan upaya untuk mempermudah proses pengupasan biji kopi dengan tetap mempertimbangkan kualitasnya. Adanya sentuhan teknologi menciptakan sebuah mesin pengupas kulit buah kopi merupakan solusi yang tepat dalam pengupasan kulit buah kopi pasca panen. Dengan tenaga konvensional menghasilkan sekitar 1kw perharinya. Sedangkan dengan adanya mesin pengupas kulit buah kopi dapat menghasilkan sekitar 300kg/jam. Dengan mesin ini dapat menghemat waktu produksi dan juga meningkatkan mutu kopi.