Skripsi
Penerapan media tradisional Jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di SDN Blimbing 5 Malang / Hanafi
Abstrak
Kata Kunci Penerapan Media Tradisional Jawa Strategi Pembelajaran Moral pembelajaran PKn Penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang adalah salah satu strategi pembelajaran yang memberikan nuansa baru dalam pembelajaran moral yang lebih menyenangkan. Karena sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa selama ini pembelajaran moral dalam PKn selalu dilakukan dengan cara-cara yang bernuansa doktrin-doktrin. Hal ini sering menimbulkan kejenuhan pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan antara lain (1) Bentuk media tradisional jawa yang digunakan sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 (2) Penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang (3) Faktor-faktor pendukung dalam penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang (4) Faktor-faktor Penghambat dalam penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang (5) Upaya untuk mengatasi hambatan dalam penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang. Dalam penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SDN Blimbing 5 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subyek penelitian adalah guru kelas VI SDN Blimbing 5 Malang dan siswa-siswi SDN Blimbing 5 Malang. Teknik pengumpulakn data yang digunakan adalah observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh baik data primer maupun skunder dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Bentuk media tradisional jawa yang digunakan sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 adalah berupa tembang dhandhanggula. Selanjutnya tembang dhandhanggula ini digunakan sebagai media pembelajaran di setiap kali mengajar di kelas antara lain berjudul 1) Pemilihan umum 2) Pamrintah luhur (pemerintah luhur) (2) Penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang dilaksanakan sebagaimana halnya seperti kegiatan pembelajaran umumnya hanya disini lebih menekankan penggunaan media tembang dalam proses pembelajarannya (3) Faktor-faktor pendukung dalam penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang yaitu faktor sinkronisasi substansi faktor kebutuhan faktor kemanfaatan dan faktor pertahanan budaya. Faktor-faktor inilah yang kemudian menjadi latar belakang mengapa pembelajaran PKn menggunakan penerapan media tradisional tembang dhandhanggula tersebut (4) Faktor-faktor Penghambat dalam penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang yaitu (a) faktor teknis yaitu alat bantu pemutar mengalami kerusakan dan elokasi pembelajaran di bulan ramadhan yang singkat (b) faktor dari guru yaitu kesulitan dalam mempersiapkan alat bantu dan guru kesulitan dalam mengajarkan nembang kepada siswa karena kurang persiapan (c) faktor dari siswa yaitu kondisi tubuh siswa mengalami penurunan karena mereka menjalankan ibadah puasa beberapa siswa ramai asyik bercanda sendiri serta ada yang gengsi ketika menyanyikan tembang dhandhanggula. Hal ini tidak bisa dipungkiri karena masing-masing siswa memiliki kadar mentalitas belajar yang berbeda-beda (4) faktor sarana dan prasarana sekolah yaitu minimnya sarana dan prasarana sekolah (5) Upaya untuk mengatasi hambatan dalam penerapan media tradisional jawa sebagai strategi pembelajaran moral yang menyenangkan pada mata pelajaran PKn di SDN Blimbing 5 Malang dilaksanakan secara berkesinambungan dan disesuaikan dengan masing-masing hambatan yang ada yaitu upaya untuk mengatasi hambatan (a) faktor teknis yaitu guru memutuskan untuk meminjam sound system mini milik perpustakaan sekolah dan guru menyuruh siswa untuk membaca secara mandiri bahasan yang akan disampaikan minggu depan (b) faktor dari guru yaitu guru datang lebih awal ke sekolah agar dapat mempersiapkan semua peralatan dengan baik guru mengajarkan nembang tembang dhandhanggula secara bertahap dan guru juga mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan belajar-mengajar (c) faktor dari siswa yaitu guru lebih sering memotivasi siswa dan memberi variasi-variasi dalam pembelajaran guru menegur dan disuruh pindah ke depan kelas serta guru memberikan pernyataan yang bersifat persuasif (d) faktor sarana dan prasarana yaitu guru memiliki inisiatif untuk membawa peralatan sendiri dari rumah.