Skripsi
Peningkatan aktivitas dan hasil belajar seni tari melalui pembelajaran kooperatif dengan metode group investigation (GI) pada kelas X H SMA Negeri 1 Pamekasan tahun pelajaran 2009/2010 / Femi Souvranita Hayuningtias
Abstrak
Kata kunci keterampilan praktek seni tari kooperatif group investigation (GI). Proses kegiatan belajar mengajar mata pelajaran praktek seni tari di kelas X H SMA Negeri I Pamekasan lebih banyak didominasi oleh guru dengan demikian guru lebih aktif daripada siswa. Dari bentuk pembelajaran secara konvensional ini membuat hasil belajar siswa dalam ketrampilan praktek tari rendah. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktek seni tari di kelas X H SMA Negeri 1 Pamekasan diperlukan pembaharuan dalam proses belajar mengajar hasil belajar siswa dalam praktek seni tari lebih meningkat. Salah satu pembaharuan dalam proses belajar mengajar keterampilan praktek tari sebagai bentuk pembelajaran yang inovatif bagi guru dalam pemberian materi praktek seni tari adalah model pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation (GI). Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar praktek tari melalui model pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation (GI). Dengan penerapan model pembelajaran tersebut pada pelajaran praktek seni tari maka akan diketahui bagaimana aktivitas dan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif dengan metode Group Investigation (GI) pada mata pelajaran praktek seni tari. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pamekasan kelas X H yang banyaknya 36 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Siklus pertama diselesaikan dalam 6 pertemuan dengan pembagian kelompok yang bersifat heterogen berdasarkan kemampuan siswa. Sedangkan siklus kedua diselesaikan dalam 6 pertemuan dengan pembagian kelompok yang bersifat heterogen berdasarkan jenis kelamin siswa. Hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa hasil belajar pada keterampilan praktek tari pada siklus I siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 16 siswa dari 36 siswa. Sedangkan hasil tes kemampuan siswa pada siklus II melalui pembelajaran kooperatif metode Group Investigation (GI) kualitas pembelajaran keterampilan praktek seni tari siswa kelas X H SMA Negeri I pamekasan lebih meningkat dengan hasil yang memuaskan. Dengan jumlah siswa yang mengalami ketuntasan sebanyak 32 orang dari 36 siswa. Guru seni tari SMA hendaknya mencoba atau membiasakan diri selama pemberian mata pelajaran seni tari menggunakan model pembelajaran kooperatif metode GI (Group Investigation). Hal ini karena pembelajaran kooperatif metode GI (Group Investigation) mampu memberikan pengembangan kegembiraan belajar yang sejati dan sekaligus sebagai acuan bagi perkembangan kepribadian yang sehat antar siswa.