Skripsi
Analisis perbedaan kinerja reksadana pendapatan tetap konvensional dengan reksadana pendapatan tetap syariah menggunakan indeks Sharpe, Treynor, dan Jensen periode 2010 / Ratna Mustika Utomo
Abstrak
Kata Kunci Kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional Kinerja Reksadana pendapatan Tetap Syariah Indeks Sharpe Indeks Treynor Indeks Jensen Reksadana pendapatan tetap konvensional maupun reksadana pendapatan tetap syariah memiliki profil risiko rendah dengan pengembalian/ return yang cukup sehingga sesuai dengan ciri investor Indonesia yang menginginkan risiko rendah aman dan tingkat pengembalian yang cukup. Berdasarkan teori pasar modal terdapat beberapa metode untuk mengukur kinerja reksadana adalah Indeks Sharpe Indeks Treynor dan Indeks Jensen. Berdasarkan ketiga indeks tersebut maka dapat dinilai apakah kedua jenis reksadana mampu mengalahkan kinerja pasar atau sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan antara kinerja reksadana pendapatan tetap konvensional dengan reksadana pendapatan tetap syariah berdasarkan indeks Sharpe indeks Treynor indeks Jensen. Populasi penelitian adalah reksadana pendapatan tetap konvensional dan reksadana pendapatan tetap syariah yang dinyatakan aktif oleh BAPEPAM pada tahun 2010. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas lima reksadana pendapatan tetap konvensional dan lima reksadana pendapatan tetap syariah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah t-test independent samples test. Teknik analisis data menggunakan bantuan program komputer SPSS for windows seri 17.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional dan Syariah memiliki kinerja yang lebih tinggi dari pada kinerja pasar sebagai tolok ukurnya. (2) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional dengan Syariah berdasarkan indeks Sharpe namun secara rata-rata Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional memiliki kinerja yang lebih tinggi daripada Reksadana Pendapatan Tetap Syariah. (3) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional dengan Syariah berdasarkan indeks Treynor namun secara rata-rata Reksadana Pendapatan Tetap Syariah memiliki kinerja yang lebih tinggi daripada Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional. (4) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional dengan Syariah berdasarkan indeks Jensen namun secara rata-rata Reksadana Pendapatan Tetap Konvensional memiliki kinerja yang lebih tinggi daripada Reksadana Pendapatan Tetap Syariah.