Skripsi
Pengaruh good corporate governance terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan perbankan yang listing di BEI periode 2007-2008 / Yulia Anggih Savitri
Abstrak
Kata Kunci Good Corporate Governance Manajemen Laba Laporan keuangan merupakan alat komunikasi antara pihak manajemen dengan pihak eksternal yang terkait dengan perusahaan. Laporan keuangan telah menjadi isu sentral sebagai sumber manipulasi dari informasi yang dapat merugikan pihak-pihak yang berkepentingan. Pihak manajer yang kadang bersikap opportunistik memanfaatkan kondisi asimetri informasi yang ada dengan melakukan tindakan manajemen laba dengan berbagai maksud dan tujuan. Namun tindakan tersebut dapat dikendalikan atau bahkan diminimumkan dengan penerapan GCG yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari GCG berupa susunan dewan komisaris kepemilikan institusional dan susunan dewan direksi terhadap manajemen laba perusahaan yang diproksikan dengan nilai discretionary accrual. Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2006-2008 sehingga diperoleh sampel 21 perusahaan yang dipilih dengan purposive samping. Dengan pooled data didapatkan sebanyak 42 data observasi (21 x 2). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik dan uji hipotesis t secara parsial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) susunan dewan komisaris berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap manajemen laba (2) kepemilikan institusional dan susunan dewan direksi berpengaruh posistif tidak signifikan terhadap manajemen laba. Belum signifikannya pengaruh tersebut disebabkan masih rendahnya kesadaran penerapan GCG serta masih melekatnya budaya KKN dalam organisasi bisnis di Indoesia. Saran dalam penelitian ini untuk peneliti selanjutnya diharapkan (1) perlu menambah jumlah sampel tidak terbatas pada bank yang terdaftar di BEI bahkan jika perlu bisa disertakan lembaga keuangan lain seperti lembaga asuransi dan sebagainya (2) ditambahkan variabel penelitian misal komite audit karakteristik dewan direksi yang lain serta leverage operasional (3) perlu menambah periode pengamatan agar manfaat GCG dapat dirasakan dalam jangka panjang dapat diketahui (4) perlu dicari dan dikembangkan model baru yang sesuai jika di terapkan di Indonesia dan pada instansi perbankan khususnya. Bagi perusahaan diharapkan dapat mengurangi tindak manajemen laba dengan menerapkan GCG secara konsisten. Bagi investor diharapkan juga memperhatikan pelaksanaan GCG dalam perusahaan selain hanya laporan laba rugi dan bagi pemerintah agar lebih ketat mengawasi perbankan di Indonesia untuk menekan manipulasi laporan keuangan serta memberikan sangsi terhadap pelanggaran yang terjadi.