Tugas Akhir
Studi kasus anak pendiam di TK Dharma Rini III Wirogunan-Kecamatan Purworejo Kotamadya Pasuruan / Andhika Devi Januanti
Abstrak
Kata Kimci Anak Pendiam Studi Kasus Taman Kanak-Kanak Anak Pendiam adalah salah satu permasalahan yang cukup menjadi perhatian bagi para pendidik anak usia dini. Anak yang pendiam dalam kesehariannya belum tentu dapat diartikan bahwa anak tersebut bermasalah. Karena selama pengamatan anak pendiam dibedakan menjadi dua macam yaitu anak pendiam karena sifatnya memang pendiam dan anak pendiam yang disebabkan karena berbagai masalah. Tujuan dari studi kasus ini adalah menemukan penyebab anak menjadi pendiam merumuskan alternatif pemecahan masalahnya dan melaksanakan solusi penanganannya.Cara menangani anak yang bermasalah yaitu anak diberikan kegiatan baru yang sekiranya menarik perhatian anak memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup mendorong anak agar berpartisipasi dalam kelompok mengajari cara memulai pertemanan dan melakukan diskusi dengan orangtua tentang permasalahan anak tersebut. Sebagai hasil dari cara penanganan di atas telah didapatkan hasil yang cukup bagus pada perkembangan anak yaitu anak mulai mencoba membuka diri untuk bermain dengan teman mulai mau merespon kegiatan mau berpartisipasi dalam kegiatan belajar di sekolah dan lebih tenang dalam menyikapi setiap keadaan selayaknya anak lain. Dari permasalahan di atas maka dapat disimpulkan bahwa anak pendiam hams mendapatkan penanganan tidak hanya dari guru saja melainkaii juga membutuhkan dukungan dari orangtua sehingga mampu mengurangi bahkan menghilangkan trauma ketakutan yang menjadikannya pendiam. Disarankan kepada guru agar terus melakukan pengamatan perkembangan anak yang bermasalah tanpa meninggalkan tanggungjawab kepada anak yang lain dan harus mampu menggali potensi untuk memberikan media pembelajaran agar anak terus tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar.Kepada orangtua disarankan agar mengurangi bahkan merubah pola asuh yang mungkin dapat menyebabkan anak menjadi terganggu perkembangan mentalnya misalnya tidak mudah membentak tidak mudah melarang hal yang dilakukan anak selagi aman dan terkendali sering mengajak berbincang tentang dunia anak.dan sering memberikan pujian agar anak merasa bahwa dirinya disayang oleh keluarganya.