Skripsi
Perbedaan aktivitas dan hasil belajar IPS dengan menggunakan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dan simulasi siswa kelas IV SDN Tlogomas 2 kota Malang / Vitalis Prihatin
Abstrak
Kata Kunci Aktivitas Hasil belajar siswa Model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dan Simulasi Sistem Pendidikan Nasional sampai saat ini menerapkan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) pada sekolah-sekolah sebagai penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya yang cenderung teacher-oriented dalam proses belajar mengajar sehingga diperlukan strategi atau model pembelajaran yang menyenangkan dalam upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah mampu menguasai materi pelajaran dan memilih metode dan model pembelajaran yang tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan 1) untuk menjelaskan perbedaan antara metode pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament) dan simulasi pada mata pelajaran IPS terhadap aktivitas belajar siswa kelas IV SD Negeri Tlogomas 2 Malang. 2) Untuk menjelaskan perbedaan antara metode pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament) dan simulasi pada mata pelajaran IPS terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Tlogomas 2 Malang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Tlogomas Malang yang berlangsung selama dua kali pertemuan dengan materi koperasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV A sebagai kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model TGT dan siswa kelas IV B sebagai kelas kontrol yang diberi perlakuan dengan model simulasi. Teknik pengumpulan data melalui tes (pre-test dan post-test) dan lembar observasi. Data yang dianalisis dalam penelitian ini ada dua macam yaitu 1) data aktivitas belajar dan 2) data hasil belajar. Analisis data hasil belajar dilakukan dengan menggunakan uji normalitas uji homogenitas varian uji kesamaan rata-rata dan uji hipotesis. Data aktivitas belajar dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran TGT dan model pembelajaran simulasi pada materi koperasi. aktivitas siswa kelas eksperimen sebesar 65% dengan kategori sangat baik dan baik. Dari 40 siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran terdapat 6 siswa yang nilai aktivitasnya terkategori sangat kurang. Sedangkan siswa yang nilai aktivitasnya terkategori baik berjumlah 12 orang dan yang terkategori sangat baik berjumlah 14 orang. Sedangkan aktivitas siswa kelas kontrol sebesar 42 5% dengan kategori sangat baik dan baik. Dari 40 siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran terdapat 18 siswa yang nilai aktivitasnya terkategori sangat kurang. Sedangkan siswa yang nilai aktivitasnya terkategori baik berjumlah 7orang dan yang terkategori sangat baik berjumlah 10 orang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas dan hasil belajar siswa untuk mata pelajaran IPS pada pembelajaran model TGT (Teams Games Tournament) dan simulasi. Di mana penggunaan metode pembelajaran kooperatif model TGT (Teams Games Tournament) di SD Negeri Tlogomas Malang lebih efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS dibandingkan dengan penggunaan metode pembelajaran kooperatif model simulasi. Saran sebagai berikut 1) Guru kelas IV diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dan simulasi sebagai salah satu alternatif pilihan dalam praktik pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa serta dapat mengalokasikan waktu dengan sebaik mungkin agar tujuan pembelajaran dapat tercapai 2) SD Negeri Tlogomas Malang diharapkan dapat menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap untuk mendukung efektifitas pembelajaran model TGT (Teams Games Tournament) dan simulasi seperti bahan ajar sebagai buku pegangan siswa agar mereka dapat belajar dengan baik tidak hanya mengandalkan catatan yang setiap kali pertemuan ditulis di papan tulis 3) Bagi peneliti lain diharapkan lebih mampu mengembangkan hasil penelitian ini dengan materi yang berbeda dan sebaiknya dilakukan dengan waktu yang cukup sehingga diperoleh hasil yang maksimal serta penelitian ini digunakan sebagai acuan landasan atau bahan literatur untuk penelitian lebih lanjut.