Tugas Akhir
Modul IC TTL checker berbasis mikrokontroler / Aji Setyo Retnawan
Abstrak
Kata kunci Mikrokontroler IC TTL Tester. Kampus maupun sekolah merupakan suatu tempat yang digunakan untuk menuntut ilmu. Dijurusan teknik khususnya teknik elektronika mahasiswa maupun siswa pasti akan belajar elektronika digital. Pastinya akan digunakan IC TTL (Integrated Circuit Transistor Transistor Logic) untuk praktikum. Ketika praktikum pastinya dibutuhkan komponen yang baik sehingga proses praktikum akan berjalan secara lancar. Kondisi IC TTL dapat diketahui dengan cara pengecekkan. Untuk melakukan pengecekkan IC TTL masih sangat kesulitan jika dilakukan oleh pemula. Menyebabkan proses belajar elektronika digital menjadi terhambat. Untuk itu dibutuhkan alat yang dapat memastikan kondisi dari sebuah IC TTL yaitu sebuah modul tester IC TTL. Tujuan pembuatan Tugas Akhir untuk menciptakan modul tester ic digital berbasis mikrokontroler. Tujuannya untuk menggantikan tester ic digital yang sudah ada tester ic digital yang hanya dapat mengecek satu buah tipe ic digital saja untuk satu buah tester. Sehingga dengan adanya alat ini membantu mahasiswa maupun siswa agar lebih efektif dan efisien dalam melakukan kegiatan praktikum elektronika digital. Metode perancangan meliputi (1) perancangan perangkat keras (hardware) meliputi rangkaian soket ic digital rangkaian keypad rangkaian LCD dan rangkaian minimum sistem Atmega 32 (2) perancangan perangkat lunak (software) (3) perancangan box. Hasil yang didapat adalah mengetahui kondisi setiap gerbang dari ic digital untuk jenis AND OR NOT NOR NAND EXOR dan EXNOR. Dan juga mengetahui kondisi dari ic digital jenis counter baik counter up maupun counter up/down. Kesimpulan dari pembuatan tugas akhir adalah (1) perancangan modul tester ic digital agar dapat bekerja secara efektif dan efisien adalah (a) menentukan sistem kerja alat yang akan dibuat (b) menentukan tipe IC yang diuji (c) mengetahui karakteristik IC yang akan diuji (d) menentukan blok diagram alat (e) menghasilkan skema rangkaian tester ic digital. (2) dalam pembuatan modul tester ic digital agar dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan adalah (a) menentukan komponen yang akan dipakai (b) membuat skema rangkaian (c) membuat layout PCB (Printed Circuit Board) (d) membuat PCB (e) melakukan pengeboran PCB dan (f) penyolderan komponen (3) pengujian tester ic digital berbasis mikrokontroler dilakukan berdasarkan perbandingan antara hasil perhitungan teori dan pengukuran. Pengujian awal yang dilakukan yaitu (a) menguji perbagian atau perblok (b) melakukan pengujian secara keseluruhan. Hasil perbandingan menunjukkan sistem yang telah dibuat dapat bekerja dan hasilnya mendekati kesamaan antara teori dengan pengukuran.