Skripsi
Penerapan pembelajaran tematik berbasis lingkungan untuk meningkatkan kemampuan kognitif sains pada anak didik ATK PGRI 2 Wagir - MAlang kelompok B / Alpita
Abstrak
Kata Kunci pembelajaran tematik kognitif sains TK kelompok B. TK PGRI 2 Wagir - Malang dihadapkan pada adanya permasalahan tentang rendahnya kemampuan anak didik Kelompok B dalam memahami beberapa konsep sains sederhana yang meliputi 1) mengelompokkan/ menyebutkan benda-benda yang dapat mengapung dan tenggelam di air 2) mengelompokkan/menyebutkan benda-benda yang dapat berubah warna berubah bentuk dan tidak berubah apabila dipanaskan/dibakar 3) menyebutkan warna yang dihasilkan oleh adanya proses pencampuran warna-warna dasar (merah kuning biru) dan 4) menceritakan mengapa terjadi benda dapat mengapung atau tenggelam dalam air mengapa benda dapat berubah warna atau bentuk jika dipanaskan/dibakar (mengungkap proses terjadinya arang abu dan sebagainya) dan apakah yang terjadi (warna apa yang muncul) jika warna-warna tertentu dicampur. Penelitian dilakukan bersiklus dengan menggunakan model penelitian tindakan kelas dari Kemmis dan MC Taggart (1990). Dalam pengumpulan data yang dibutuhkan peneliti menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Sedangkan dalam melakukan analisa data temuan penelitian peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dan hasil analisa data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran tematik berbasis lingkungan di TK PGRI 2 Wagir - Malang dilaksanakan dengan cara membawa anak dalam suasana sesungguhnya dan belajar pada lingkungan alam sekitar yang nyata yaitu dengan mengajak anak melakukan kegiatan belajar di luar ruangan kelas atau menghadirkan suasana lingkungan di luar ruangan kelas pada kegiatan anak di dalam kelas (misalnya menggambar pemandangan dan berhitung dengan menggunakan biji-bijian). Dengan pembelajaran tematik berbasis lingkungan kemampuan kognitif sains anak didik TK PGRI 2 Wagir - Malang Kelompok B mengalami peningkatan. Skor atau jumlah nilai kemampuan kognitif sains anak didik secara keseluruhan meningkat sebesar 30 poin dari 104 poin pada siklus I menjadi 134 poin pada siklus II yang diikuti dengan peningkatan rata-rata kemampuan sebesar 0 75 poin dari 2 60 poin pada siklus I menjadi 3 35 poin pada siklus II. Bagi guru dan lembaga pendidikan TK pembelajaran tematik berbasis lingkungan dapat diterapkan sebagai sarana peningkatan kemampuan kognitif sains anak didik dalam memenuhi tugas-tugas perkembangan anak melalui sebuah proses pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan bagi penelitian lain yang sejenis dan dapat digunakan sebagai sumber inspirasi untuk penelitian lanjutan yang sejenis.