UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Eksperimen pilihan kelekatan terhadap ibu pengganti pada bayi kera / Dewi Ayu Risky Mustika

Mustika, Dewi Ayu Risky - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci attachment eksperimen Harlow kera Kebanyakan orang berpendapat perasaan cinta anak kepada ibunya bersumber atau berlatar belakang refleks bayi untuk mempertahankan hidupnya memperoleh nutrisi. Banyak ibu menyalah-artikan apa dan bagaimana tingkah laku lekat/kedekatan anak dan ibu dapat terbentuk. Oleh karena itu diharapkan penelitian ini dapat memberikan gambaran dan penjelasan agar para ibu atau orang tua mengetahui bahwa apa yang dialami seseorang ketika bayi akan mempengaruhi perkembangannya. Bayi menjadi manusia berkat kelembutan dan kasih sayang yang diterima dari pemeran keibuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan anak kera akan lebih memilih berada di dekat ibu pengganti rancangan kawat botol susu atau ibu pengganti kain hangat atau ibu pengganti kain dingin. Hipotesis penelitian ini adalah Tidak ada perbedaan waktu dalam memilih berada didekat ibu pengganti kain hangat ibu pengganti rancangan kawat botol susu dan atau ibu pengganti kain dingin. Variabel dalam penelitian ini adalah boneka kawat botol susu sebagai pengganti peran ibu yang memberikan ASI kepada bayinya. Bayi membutuhkan nutrisi dan nutrisi tersebut didapat dari ASI boneka kawat kain hangat sebagai pengganti peran ibu yang memberikan kehangatan. Bayi yang baru lahir membutuhkan kehangatan seperti dalam kandungan. Kehangatan yang diberikan bayi dapat berupa sentuhan maupun gendongan dari seorang ibu dan boneka kawat kain dingin sebagai pengganti peran ibu yang memberikan kelembutan namun tidak memberikan kehangatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 45 menit diletakkan pada sangkar eksperimen selama 10 menit kera berada pada botol susu 30 menit menit kera berada pada kain hangat dan 5 menit kera berada pada kain dingin. Pada menit-menit tersebut tidak secara berurutan dan menetap monyet berada pada salah satu sisi tersebut melainkan sambil berlari-larian dan berpindah-pindah. Dilihat dari hasil penelitian bahwa monyet bayi lebih banyak menghabiskan waktu dalam kain hangat hal ini mungkin dapat juga diartikan bahwa bayi manusia pun memilih hal yang sama. Bayi memerlukan kualitas hubungan kehangatan fisiologis kasih sayang rasa aman dan tempat bergantung yang baik dengan ibunya.


Informasi Detail
DDC
Rs 306.8743 MUS e
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2011.
Deskripsi Fisik
x, 68 lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01803/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. HUBUNGAN IBU - ANAK
Pembimbing
1. ALWISOL ; 2. DIANTINI IDA VIATRIE
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik