UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengaruh pH hujan asam terhadap kandungan senyawa biokimia daun murbei Morus multicaulis Perr, mortalitas larva, kualitas kokon dan serat sutera Bombyx mori L. serta pemanfaatannya dalam penyusunan buku persuteraan / Jekti Prihatin

Prihatin, Jekti - Nama Orang;

Abstrak
Program Studi Setingkat Jurusan Pendidikan Biologi Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Aloysius Duran Corebima M.Pd. (II) Prof. Dr. Ir. Ariffin M.S (III) Dr. Abdul Gofur M.Si. Kata kunci hujan asam daun murbei mortalitas kokon serat sutera. Hujan asam merupakan manifestasi dari banyaknya polutan sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang ada di atmosfer yang akhirnya membentuk asam sulfat dan asam nitrat dan jatuh ke bumi berupa hujan yang asam. Pengaruhnya yang merugikan terhadap tanaman menyebabkan topik ini banyak diteliti pada berbagai tanaman hutan dan tanaman budi daya akan tetapi penelitian pengaruh langsung hujan asam terhadap tanaman murbei dan pengaruh tidak langsungnya terhadap budidaya ulat sutera belum pernah diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan pH hujan asam terhadap (1) kandungan biokimia yaitu protein total gula total sukrosa vitamin C klorofil pH dan kadar air daun murbei Morus multicaulis Perr. (2) mortalitas larva (3) kualitas kokon (4) kualitas serat sutera Bombyx mori L. Hasil kajian digunakan untuk menyusun buku sains polusi pada budi daya ulat sutera. Penelitian ini terdiri atas penelitian I dan penelitian II. Penelitian I menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama derajad keasaman terdiri atas 5 level yaitu pemaparan hujan asam pH 5 6 4 6 3 6 kontrol hujan buatan pH 6 2 dan air sumur pH 7 0. Faktor kedua lama pemaparan terdiri atas pemaparan 2 4 6 dan 8 minggu. Pada penelitian I tanaman murbei sebanyak 180 tanaman dipapar hujan asam selama 2 4 6 dan 8 minggu dengan berbagai derajad keasaman. Kandungan senyawa biokimia daun muda dan daun tua diukur menggunakan standar AOAC. Data dianalisis menggunakan multivariate anova yang dilanjutkan ke uji lanjut LSD 5% dan 1%. Untuk mengetahui besarnya pengaruh perlakuan terhadap kandungan senyawa biokimia daun digunakan analisis regresi linier ganda. Penelitian II menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) Faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor derajad keasaman dan jenis ras ulat sutera Bombyx mori L. Pada penelitian ini hujan buatan disusun menggunakan air demineralisasi yang ditambah berbagai mineral yang ada pada hujan terpolusi di Sidoarjo Jawa Timur dan ditambah dengan asam sulfat. Tanaman murbei sebanyak 1500 polybag sebagai pakan ulat sutera disiram menggunakan hujan buatan dengan pH 6 2 4 6 dan kontrol air sumur (pH 7 0) selama 5 minggu. Seluruh tanaman berada di bawah naungan plastik agar tidak terkena air hujan dari alam. Ras ulat sutera yang digunakan yaitu ras C-301 dan ras BS-09 yang merupakan F1 hasil persilangan double cross ras China dan Jepang. Ulat sutera yang baru menetas sebanyak 720 individu digunakan pada awal penelitian. Diamati mortalitas tiap instar kualitas kokon dan serat sutera yang dihasilkan. Sebagai data pendukung diukur pula kandungan senyawa biokimia daun muda dan daun tua murbei pada pemaparan 5 minggu. Data biokimia daun dianalisis menggunakan one-way anova yang jika berbeda nyata dilanjutkan dengan LSD 5% dan 1%. Data mortalitas kualitas kokon dan serat sutera dianalisis menggunakan multivariate anova yang jika berbeda nyata dilanjutkan dengan LSD 5%. Hasil penelitian I perlakuan derajad keasaman dan lama pemaparan hujan asam berpengaruh sangat signifikan (P0 05). Akan tetapi pemaparan hujan asam tidak mempengaruhi kuantitas daun yang dihasilkan. Kandungan biokimia daun murbei dari yang terendah berturut-turut pada perlakuan hujan asam adalah pH 3 6 pH 4 6 pH 5 6 kontrol air sumur pH 7 0 dan hujan buatan pH 6 2 sedangkan pada perlakuan lama pemaparan adalah lama penyiraman 8 minggu 6 minggu 2 minggu dan 4 minggu. Daun murbei yang terpapar hujan asam mempengaruhi penurunan mortalitas larva (P0 05). Mortalitas larva ras C-301 akibat pengaruh tidak langsung hujan buatan pH 6 2 dan hujan asam pH 4 6 masing-masing sebesar 4 16% lebih kecil dibandingkan kontrol sebesar 19 16% sedangkan pada ras BS-09 pada perlakuan yang sama sebesar 1 67% 3 33% dan kontrol 13 33%. Perlakuan penyiraman hujan asam pada tanaman murbei memperlihatkan pengaruh yang signifikan (P


Informasi Detail
DDC
Rd 595.7146 PRI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Biologi, 2011.
Deskripsi Fisik
xix, 251 lembar : il., tab. ; 28 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01841/KI/11
Edisi
Disertasi (Pasca Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. ULAT SUTERA
2. SERAT SUTERA
3. KOKON

Pembimbing
1. ALOYSIUS DURAN COREBIMA ; 2. ARIFIN ; 3. ABDUL GOFUR
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik