Skripsi
Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif materi kubus dan balok untuk siswa kelas VIII SMP / Shandi Pratama
Abstrak
Dalam pembelajaran matematika beberapa topik yang sulit disampaikan secara konvensional dapat dilaksanakan dengan bantuan teknologi komputer (multimedia). Pada mata pelajaran matematika tingkat SMP salah satu aspek yang harus dikuasai siswa adalah geometri dan pengukuran. Aspek geometri khususnya materi kubus dan balok sebenarnya telah diajarkan sejak SD namun ternyata kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal dimensi tiga seperti kubus dan balok masih rendah. Oleh karena itu tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk (software) multimedia pembelajaran interaktif yang berkualitas (valid praktis efektif) materi kubus dan balok untuk siswa kelas VIII SMP. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan terdiri dari konsep analisis desain pengumpulan bahan pembuatan evaluasi uji coba dan revisi serta distribusi. Jenis data yang diperoleh adalah data kuantitatif. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Data hasil analisis yang diperoleh menggambarkan apakah multimedia pembelajaran interaktif yang telah dikembangkan memenuhi ketiga aspek kualitas yaitu valid praktis dan efektif. Instrumen pengumpulan data terdiri dari lembar validasi untuk ahli materi dan lembar validasi untuk ahli media serta kuesioner untuk validator dan subjek coba. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis validitas kepraktisan dan keefektifan. Hasil analisis adalah sebagai berikut. Analisis validitas menghasilkan rata-rata skor Va sebesar 3 51 yang menunjukkan bahwa dari segi materi maupun media (tampilan) multimedia telah valid. Analisis kepraktisan menghasilkan pernyataan dari para validator bahwa multimedia dapat digunakan dengan sedikit revisi. Tambahan pula data jawaban benar siswa menunjukkan bahwa multimedia dapat digunakan dengan tanpa atau sedikit revisi. Sehingga dapat dikatakan multimedia telah praktis. Analisis keefektifan menunjukkan bahwa 80% dari seluruh subjek coba yang menggunakan multimedia telah memenuhi kriteria ketuntasan pembelajaran dengan multimedia Tambahan pula untuk analisis kepraktisan rata-rata prosentase respon siswa (RS) untuk semua pertanyaan sebesar 88 93% yang menunjukkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan multimedia sangat positif. Sehingga multimedia dapat dikatakan telah efektif. Saran untuk pengembangan lebih lanjut adalah sebagai berikut. Diharapkan selanjutnya akan ada penelitian dan pengembangan lebih lanjut pada materi kubus dan balok ini. Seperti penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan penggunaan KuBal dalam pembelajaran yang sebenarnya.