Tugas Akhir
Analisa biaya penggunaan perancah scaffolding dan bambu pada proyek pembangunan Laboratorium Kimia Politeknik Negeri Malang / Asih Setyo Ariwibowo
Abstrak
Kata kunci perancah scaffolding bambu. Perancah adalah konstruksi yang memikul atau menerima beban dan memberi kekuatan serta kesetabilan pada bekisting. Perancah ada yang bersifat pabrikasi seperti perancah scaffolding dan ada yang konvensional seperti perancah bambu. Pemilihan perancah scaffolding disebabkan karena sifat konstruksinya yang praktis tidak banyak membutuhkan tenaga kerja atau tenaga ahli. Pemilhan penggunaan perancah bambu disebabkan kerena sifat kekuatan dan ukuran yang tersedia di lapangan. Penelitian ini bersifat membandingkan antara penggunaan perancah scaffolding dengan perancah bambu di lapangan ditinjau dari segi waktu dan biaya pekerjaannya. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah melalui wawancara observasi dan dokumentasi. Dari hasil analisa yang didapat pada pelaksanaan pekerjaan kontruksi scaffolding lebih mudah dan praktis bila dibandingkan dengan perancah bambu. Karena komponen komponen dari kontruksi scaffolding terdiri dari bagian bagian yang ringan dan untuk merangkainya cukup dengan cara menyetel join joinnya. Sedangkan biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan kontruksi scaffolding adalah Rp 31.555.400 sedangkan biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan perancah bambu adalah Rp 29.486.744 dari perbandingan kedua biaya pelaksanaan pekerjaan tersebut dapat disimpulkan bahwa biaya pelaksanaan pekerjaan bambu lebih murah di bandingkan dengan biaya pelaksanaan pekerjaan scaffolding. Harga tersebut sudah termasuk balok 6/12