UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Peningkatan kemampuan bercerita dengan menggunakan media gambar pada anak kelompok B di TK PKK Bandulan Malang / Eka Dessea

Dessea, Eka - Nama Orang;

Abstrak
Kata kunci kemampuan bercerita gambar yang dibuat sendiri TK Bercerita merupakan kebutuhan universal manusia dari anak-anak hingga orang dewasa. Bercerita adalah menuturkan sesuatu yang mengisahkan tentang perbuatan atau suatu kejadian secara lisan dalam upaya untuk mengembankan potensi kemampuan berbahasa. Pada umumnya anak kelompok B di TK PKK Bandulan Malang. Sebagian besar menunjukkan kemampuan bahasanya kurang tercapai dibandingkan kemampuan dasar lainnya terutama bercerita. Dapat dikatakan kemampuan bercerita rendah dalam (1) keberanian 50% (2) ketepatan 25% (3) kelancaran 25%. Kegiatan bercerita merupakan aktivitas penting dan tak terpisahkan dalam program pendidikan anak usia dini. Untuk mengatasi masalah tersebut diterapkan pembelajaran bercerita dengan menggunakan gambar yang dibuat sendiri pada anak kelompok B di TK PKK Bandulan Malang. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran bercerita dengan menggunakan gambar yang dibuat sendiri (2) mendeskripsikan perkembangan kemampuan bercerita dengan menggunakan gambar yang dibuat sendiri. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang melalui siklus-siklus. Subyek penelitian ini ialah anak kelompok B dengan jumlah 22 anak. Instrumen penelitian berupa panduan observasi aktifitas-aktifitas siswa untuk mengetahui kemampuan bercerita. Analisis data penelitian yang dipakai adalah deskriptif kuantitatif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan bercerita dengan menggunakan gambar yang dibuat sendiri pada siklus I mencapi skor 86 36% sedangkan pada siklus II mencapai skor 100%.Pada siklus II anak menjadi lebih mengerti memiliki keberanian serta tepat lancar dalam bercerita. Saran yang disampaikan meliputi (1) Guru hendaknya selalu kreatif dan inovatif dalam membantu mengembangkan semua potensi anak (2) demi terlaksananya dan kelancaran bercerita dengan menggunakan gambar yang dibuat sendiri guru TK hendaknya bersemangat dan selalu memberikan motivasi kepada anak dan selalu membimbing dalam bercerita (3) tidak semua kegiatan bercerita membosankan bagi anak namun marilah selalu membiasakan kegiatan tersebut. Pada kegiatan awal maupun di kegiatan akhir pembelajaran marilah kita sedikit bercerita dan anak bisa menirukan kembali cerita itu agar anak bisa terlath berbicara lancar tepat dan benar.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.622 DES p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi S1 PGPAUD, 2011.
Deskripsi Fisik
viii, 98 + [8] lembar : il., tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01912/KI/11
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2011
Subjek
1. ANAK (TAMAN KANAK-KANAK) - BERCERITA, KEMAMPUAN
Pembimbing
1. WIWIK DWI HASTUTI ; 2. ABDUL HUDA
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik