Skripsi
Bermain bentuk geometri untuk meningkatkan kreativitas anak kelompok B TK Kasih Ibu Mojorejo Kota Batu / Yayuk Susiani
Abstrak
Kata Kunci Bermain Bentuk Geometri Kreativitas Penelitian ini berlatar belakang pada rendahnya kemampuan kreativitas anak. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran masih mampu monoton dan jarang melibatkan anak secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1). Mendeskripsikan cara penggunaan bentuk geometri yang dapat meningkatkan kreativitas anak Kelompok B di TK Kasih Ibu Mojorejo Batu 2. Mendeskripsikan peningkatan kreativitas anak Kelompok B TK Kasih Ibu Mojorejo Batu setelah dibelajarkan dengan media bentuk geometri Penelitian ini dilakukan di TK Kasih Ibu Mojorejo Kota Batu mulai bulan Maret April 2011. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian tindakan kelas dengan proses bersiklus. Dalam setiap siklus ada beberapa tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan Guru Kelompok B. Analisis data keseluruhan komponen pada kemampuan kreativitas yaitu pada Siklus I peningkatan kreativitas anak mencapai nilai rata rata 3 pada masing masing indicator. Artinya anak mampu mengelompokkan benda benda tiga dimensi (benda-benda sebenarnya) yang berbentuk geometri (lingkaran segitiga segiempat) memasangkan bentuk geometri dengan benda tiga dimensi yang bentuknya sama (lingkaran-bola segi empat-balok) dan menciptakan bentuk dari kepingan geometri akan tetapi pada siklus I masih ada anak yang belum mencapai ketuntasan dalam belajar yaitu mendapat 2 maka siklus I dikatakan belum tuntas dengan dilanjutkan perbaikan pada siklus II. Peningkatan kemampuan kreativitas anak pada siklus II mencapai rata rata 86.67% dan hanya ada 1 anak yang belum mengalami ketuntasan belajar dan mendapat 2 karena dalam memasangkan bentuk geometri dengan benda tiga dimensi yang bentuknya sama (lingkaran-bola segi empat-balok) masih memerlukan bantuan guru. Disimpulkan bahwa dengan bermain bentuk geometri dapat meningkatkan kreativitas anak. Bermain bentuk geometri dapat merubah kegiatan belajar yang dulu berpusat pada guru menjadi berpusat pada anak (student center). Disarankan bagi lembaga pendidikan anak usia dini untuk mensosialisasikan pelaksanaan kegiatan bermain bentuk geometri karena menyenangkan bagi anak.