Tugas Akhir
Penerapan permainan kata berantai untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang harga diri pada PKn kelas III SDN Banjararum 03 Malang / Sulicha
Abstrak
Kata Kunci permainan kata berantai harga diri pembelajaran PKn SD Hasil observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran PKn di kelas III SDN Banjararum 03 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang dimana pada kenyataannya guru masih menggunakan pola pembelajaran konvensional yaitu pendekatan yang digunakan dalam penyampaian materi bahan pelajaran kepada peserta didik banyak menitikberatkan pada metode ceramah dan mencatat. Dari hasil observasi ditemukan siswa kurang aktif dalam kegiatan belajar-mengajar khususnya pada mata pelajaran PKn. Anak cenderung tidak begitu tertarik dengan pelajaran PKn karena pelajaran PKn dianggap sebagai pelajaran yang hanya mementingkan hafalan semata kurang menekankan aspek penalaran sehingga menyebabkan kurangnya minat belajar PKn siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes yang dilakukan peneliti pada salah satu materi pembelajaran PKn kelas III dengan standar kompetensi memiliki harga diri sebagai individu dengan kompetensi dasar memberi contoh bentuk harga diri di SDN Banjararum 03 Kec. Singosari. Dari hasil ulangan harian tentang mengenal harga diri menunjukkan hasil yang mengecewakan. Tujuan dari penelitian untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran tentang harga diri melalui permainan kata berantai pada mata pelajaran PKn kelas III SDN Banjararum 03 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang. Diharapkan melalui permainan kata berantai pemahaman siswa kelas III SDN Banjararum 03 Kecamatan Singosari Kabupaten Malang dalam pembelajaran PKn tentang harga diri dapat ditingkatkan dan aktivitas belajar peserta didik dapat meningkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan permainan kata berantai yang dikombinasikan dengan metode pembelajaran diskusi kelompok mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang aturan di masyarakat yang terlihat dari hasil belajar dan aktivitas belajar peserta didik. Hasil belajar siswa pada siklus I dan II mengalami peningkatan. Nilai rata-rata kelas mengalami peningkatan yang sangat tinggi dari hasil pratindakan sebesar 48 39 meningkat pada siklus I dengan rata-rata 65 29 dan meningkat lagi pada siklus II dengan rata-rata 80 71 dengan kriteria ketuntasan sangat baik yaitu 89 29%.