Skripsi
Pengembangan paket pembelajaran fisik motorik dengan sirkuit kebugaran \"Botika Ceria\" pada kelompok B di RA Manba\'ul Huda Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan / Sunami
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan Pembelajaran Fisik Motorik Sirkuit Kebugaran BOTIKA CERIA Studi pendahuluan diketahu bahwa pembelajaran fisik motorik di RA Manba ul Huda Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan belum maksimal. Sehingga mendorong peneliti untuk mengembangkan paket pembelajaran fisik motorik yang mengandung unsur-unsur kebugaran yang diberi nama Sirkuit Kebugaran BOTIKA CERIA . Sirkuit Kebugaran BOTIKA CERIA memanfaatkan limbah botol air mineral papan titian dan karet gelang. Tujuan pengembangan paket pembelajaran fisik motorik dengan Sirkuit Kebugaran BOTIKA CERIA di RA Manba ul Huda Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan ini adalah diharapkan dapat dijadikan sebagai aktivitas pembelajaran fisik motorik yang menyenangkan bagi siswa dan siswa lebih aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran fisik motorik di sekolah. Peneliti menggunakan model penelitian pengembangan dari Borg and Gall. Model pengembangan tersebut memiliki sepuluh langkah penelitian pengembangan Namun dalam penelitian ini peneliti hanya menggunakan 7 langkah karena penelitian ini dilaksanakan pada 1 sekolah saja dan subyek penelitian kurang dari 100 orang. Adapun 7 langkah yang dipilih oleh peneliti adalah sebagai berikut 1) melakukan penelitian dan pengumpulan data informasi termasuk kajian pustaka dan analisis kebutuhan 2) mengembangkan bentuk produk awal 3) evaluasi para ahli dan uji coba (kelompok kecil) 4) revisi produk pertama (sesuai dari hasil evaluasi para ahli dan uji coba kelompok kecil) 5) uji coba lapangan dengan mengujicobakan hasil revisi produk pertama 6) revisi produk akhir (sesuai dari hasil uji lapangan) 7) hasil akhir berupa produk pembelajaran fisik motorik dengan Sirkuit Kebugaran BOTIKA CERIA pada kelompok B di RA Manba ul Huda Mlaten Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sirkuit Kebugaran BOTIKA CERIA mudah dan menyenangkan bagi anak dalam melakukan aktivitas kebugaran. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi oleh guru RA/TK dalam memberikan pembelajaran fisik motorik. Dalam penyebarluasan produk pengembangan ini sebaiknya produk ini dievaluasi kembali dan disesuaikan dengan sasaran yang ingin dicapai dan disesuaikan dengan kondisi yang ada di setiap sekolah. Untuk pengembangan lebih lanjut peneliti memberi saran untuk mengembangkan pembelajaran fisik motorik pada kelompok kelompok A dengan bentuk aktivitas fisik motorik yang lebih kreatif dan inovatif.