Skripsi
Pengembangan paket bahan ajar aliran-aliran seni lukis barat berbasis multimedia untuk meningkatkan kwalitas belajar dan pembelajaran pendidikan seni rupa / Krisna Trinurtitasari
Abstrak
Kata Kunci Pengembangan paket bahan ajar aliran seni lukis multimedia. Media pembelajaran sangat bermanfaat bagi siswa karena dengan menggunakan media siswa mengurangi hal yang bersifat verbalistik. Selain itu pergerseran orientasi dari teacher center menuju student center menuntut adanya pengembangan kemampuan siswa dalam hal belajar. Dewasa ini peran guru dalam pembelajaran yaitu sebagai fasilitator dan katalisator saja yang mana di dalam pembelajaran bukan guru yang aktif menjelaskan materi akan tetapi siswa yang harus lebih aktif mencari informasi. Oleh karena itu agar memudahkan siswa dalam mencari informasi disini perlu adanya sarana untuk memfasilitasi siswa yaitu dengan mengembangkan bahan ajar. Dalam penelitian ini peneliti akan memfasilitasi sarana media pendidikan yaitu Pengembangan Paket Bahan Ajar Aliran Seni Lukis Barat Berbasis Multimedia untuk Meningkatkan Kwalitas Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Seni Rupa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan prosedural. Model pengembangan prosedural memiliki sembilan tahapan pertama analisis kebutuhan kedua penentuan tujuan ketiga pengembangan materi keempat pengembangan alat evaluasi kelima penyusunan story line dan story board keenam produksi ketujuh petunjuk pemanfaatan kedelapan yaitu validasi ahli materi ahli media guru siswa dan yang kesembilan yaitu revisi media. Materi dalam pengembangan media ini yaitu 14 aliran seni lukis diantaranya (klasisme romantisme realisme naturalisme impresionisme pointilisme ekspresionisme kubisme fauvisme dadaisme futurisme surealisme abstraksionisme dan pop art). Sub materi yang dikembangkan per aliran seni lukis yaitu sejarah aliran tokoh aliran beserta contoh lukisannya. Dengan demikian siswa lebih mengenal dan dapat membandingkan antar aliran seni lukis.Hasil dari paket pengembangan ini menunjukkan bahwa produk yang telah dibuat cukup layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Prosentase kelayakan dari ahli media sebesar (78.3%) prosentase dari ahli materi sebesar (88.8%) prosentase subjek uji guru sebesar (95.4%) dan prosentase dari subjek uji siswa sebesar (78.8%). Dari keseluruhan prosentase dapat diperoleh rata-rata (85.32%) dengan demikian paket media bahan ajar aliran-aliran seni lukis barat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Pengembangan ini merupakan langkah awal dari upaya penulis untuk mengembangkan paket media dengan materi apresiasi seni lukis mancanegara. Berdasarkan pengembangan ini dapat disarankan untuk pengembangan selanjutnya terutama yang berkaitan dengan materi-meteri yang sifatnya teori dengan materi seperti seni rupa Indonesia sejarah seni rupa barat sejarah seni rupa timur dan aliran seni lukis di Indonesia.