Skripsi
Nilai-nilai moral dalam tradisi upacara ceprotan pada masyarakat Desa Sekar Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan / Murni Asih
Abstrak
Kata Kunci Tradisi upacara ceprotan Pelaksanaan Nilai Pandangan Masyarakat Tradisi upacara ceprotan merupakan upacara yang dilakukan oleh masyarakat desa Sekar Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan. Tradisi upacara ceprotan dilakukan setiap tahun sekali pada hari senin kliwon pada bulan longkang (kalender Jawa) bulan Dulhizah (kalender Islam). Tradisi upacara ceprotan bertujuan untuk memanjatkan doa kepada Tuhan yang Maha Esa karena telah member nikmat dan keberkahan dan untuk meminta keselamatan. Dalam tradisi upacara ceprotan terkandung nilai-nilai moral. Dengan adanya tradisi upacara ceprotan dapat memberikan suatu pembelajaran kepada masyarakat tentang nilai-nilai moral tersebut. Nilai-nilai moral bagi masyarakat untuk mengatur baik buruknya taindakan atau perilaku seseorang sehingga nilai-nilai moral tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) sejarah tradisi upacara ceprotan (2) pelaksanaan tradisi upacara ceprotan (3) nilai-nilai moral yang terkandung dalam tradisi upacara ceprotan (4) pandangan masyarakata terhadap tradisi upacara ceprotan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi wawancara dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan model interaktif. Keabsahan temuan dilakukan dengan (1) perpanjangan keikutsertaan (2) ketekunan pengamatan serta (3) triangulasi. Dan penelitian dilakukan di Desa Sekar kecamatan Donorojo kabuapten Pacitan dengan objek penelitian masyarakat desa Sekar kecamatan Donorojo kabupaten Pacitan dan Dinas Pariwisata dan kebudayan kabupaten pacitan. Hasil penelitian dapat dipaparkan sebagai berikut (1) tradisi upacara ceprotan adalah warisan dari leluhur atu nenek moyang masyarakat desa Sekar . dan sampai sekarang tradisi upacara ceprotan masih tetap dilaksanakan dan dilestarikan oleh masyarakat desa Sekar karena merupakan tradisi yang sudah turun temurun. (2) Pada pelaksanaan tradisi upacara ceprotan dikelompokan menjadi tiga sesi atau tahap yaitu tahap persiapan pelaksanaan (inti) dan tahap penutupan . (3) nilai-nilai moral yang terkandung dalam tradisi upacara ceprotan adalah nilai religi nilai ritual nilai sosial nilai ekonomi nilai keindahan nilai hiburan atau tontonan dan nilai tuntunan. (4) pandangan-pandangan masyarakat terhadap tradisi ceprotan relative normal karena masyarakat desa Sekar memiliki kesadaran yang tinggi dari keyakinan mereka semua . Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada masayarakat desa sekar hendakanya tetap dilaksanakan dan dilestarikan. Kepada pemerintah daerah khususnya Dinas kebudayaan dan pariwisata lebih memperhatikan dan ikut serta dalam pelestarian adat kebiasaan yang sudah turun temurun.