Tugas Akhir
Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan aktivitas kinerja siswa dalam menggunakan pesawat sederhana di kelas V SDN Pagentan 1 Singosari / Catur Rini Sukmawati
Abstrak
Kata Kunci Pembelajaran pesawat sederhana metode eksperimen aktivitas kinerja siswa. Berdasarkan dokumen sekolah hasil ujian akhir semester I mata pelajaran IPA di kelas V SDN Pagentan 1 Singosari Tahun Pelajaran 2010-2011 siswa yang nilainya memenuhi KKM sebanyak 10 siswa atau hanya 40 % siswa. Dan nilai siswa yang tidak memenuhi KKM sebanyak 15 siswa atau hanya 60 % siswa. Dengan KKM yang ditentukan SDN Pagentan 1 Singosari untuk pelajaran IPA yaitu 60. Berdasarkan pengamatan guru selama ini pada waktu mengajar di kelas V SDN Pagentan 1 Singosari 50 % aktivitas siswa hanya mendengarkan penjelasan guru 25 % aktivitas siswa mencatat materi dan 25 % mengerjakan soal evaluasi. Tujuan dari penelitian ini antara lain 1) untuk dapat mendeskripsikan penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan aktivitas kinerja siswa dalam menggunakan pesawat sederhana di kelas V SDN Pagentan 1 Singosari 2) untuk dapat mengetahui penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas kinerja siswa kelas V SDN Pagentan 1 Singosari 3) untuk dapat mengetahui penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Pagentan 1 Singosari. Penelitian ini menggunakan metode reflective thinking. Menurut Aunurrrahman dkk (2010 10-30) Reflective thinking adalah metode berpikir yang sebenarnya merupakan akar dari penelitian ilmiah pada umumnya Metode reflective thinking diawali dengan kegelisahan terhadap masalah yang dirasakan sulit untuk dipecahkan sehingga mendorong seseorang untuk memecahkan masalah tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode penulisan deskriptif kualitatif. Sasaran pengamatannya adalah guru dan siswa kelas V SDN Pagentan 1 Singosari Kabupaten Malang. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik observasi tes dan hasil dokumentasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Berdasarkan pengamatan aktivitas kinerja siswa pada siklus I memperoleh skor rata-rata 69 16 % siswa yang aktif kinerjanya dan pada siklus II memperoleh skor rata-rata 81 5 % siswa yang aktif kinerjanya pada siklus II dapat dikatakan sudah berhasil karena sudah mencapai indikator keberhasilan penelitian. Berdasarkan hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh skor rata-rata 47 89 dan siklus II memperoleh skor rata-rata 62 04 pada siklus II dapat dikatakan sudah berhasil karena sudah mencapai indikator keberhasilan penelitian. Penelitian Tindakan Kelas ini dengan menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan aktivitas kinerja siswa dan hasil belajar siswa. Saran buat guru selalu meningkatkan kemampuan mengajarnya.