Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif model NHT (Numbered Heads Together) untuk meningkatkan prestasi belajar sistem persamaan liner dua variabel siswa kelas VIII-G SMPN 12 Malang 2010/2011 / Moh. Noval
Abstrak
Kata Kunci Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Numbered Heads Together) Prestasi Belajar. Berdasarkan observasi awal melalui wawancara dengan guru mata pelajaran Matematika kelas VIII-G SMPN 12 Malang diperoleh informasi bahwa hasil belajar sebagian besar siswa pada mata pelajaran Matematika masih tergolong rendah. Proses pembelajaran Matematika di SMPN 12 Malang sering menggunakan metode ceramah dan pengerjaan soal secara individu (pemberian tugas) sehingga siswa kurang minat tehadap pelajaran Matematika. Hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa yang menunjukkan bahwa masih banyak nilai tes hasil belajar siswa yang belum memenuhi Standar Ketuntasan Minimum (SKM) yang ditetapkan di SMPN 12 Malang. Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan pembelajaran kooperatif model Numbered Heads Together pada Sistem Persamaan Linier Dua Variabel kelas VIII-G SMPN 12 Malang sehingga mampu meningkatkan prestasi belajar pada siswa. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Pengambilan data penelitian dilaksanakan pada bulan November 2010. Data penelitian berupa keterlaksanaan NHT oleh guru dan siswa melalui lembar keterlaksanaan NHT oleh guru dan siswa dan data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Heads Together) dapat meningkatkan prestasi belajar pada bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel siswa kelas VIII-G SMPN 12 Malang. Hal tersebut didukung oleh hasil belajar pada siklus I yaitu skor rata-rata kelas sebesar 56 94 dengan persentase ketuntasan belajar secara klasikal sebasar 61 53% dan keterlaksanaan NHT oleh guru dan siswa dalam kategoro sangat baik sedangkan pada siklus II skor rata-rata kelas 69 64 dengan persentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 66 67% dan keterlaksanaan NHT oleh guru dan siswa dalam kategori sangat baik .