Tugas Akhir
Penerapan model siklus belajar (learning cycle) untuk meningkatkan pembelajaran IPS siswa kelas V SDN Jimbaran I Puspo Kabupaten Pasuruan / Elok Dwi Isty Qomah
Abstrak
Kata Kunci siklus belajar (learning cycle) hasil belajar IPA. Berdasarkan observasi awal siswa kelas V SDN Jimbaran I Puspo cenderung pasif dalam pembelajaran IPA. Hal ini dikarenakan metode yang digunakan lebih banyak guru menjelaskan dan siswa mendengarkan sehingga guru berperan aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan penerapan model siklus belajar ( Learning cycle) untuk meningkatkan pembelajaran IPA kelas V SDN Jimbaran I Puspo Kabupaten Pasuruan. (2) Mendeskripsikan aktivitas belajar IPA siswa kelas V SDN Jimbaran I Puspo Kabupaten Pasuruan selama penerapan model siklus belajar (learning cycle). (3) Mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Jimbaran I Puspo Kabupaten Pasuruan melalui penerapan model siklus belajar (learning cycle) Penelitian ini dilakukan di SDN Jimbaran I Puspo Kabupaten Puspo dengan subjek siswa kelas V sebanyak 31 siswa terdiri dari 16 siswa dan 15 siswi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc.Taggart Langkah PTK ini meliputi 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan tindakan observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model learning cycle dapat meningkatkan 1) aktivitas guru hal ini terlihat dari data yang diperoleh yaitu Siklus I pertemuan 1 skornya 48 (32%) pertemuan 2 skor meningkat 64 (42 7%) pada siklus II untuk pertemuan 1 skornya menjadi 67 (44 7%) pada pertemuan kedua meningkat 68 (45 3%) 2) aktivitas siswa hal ini dapat dilihat dari data yang diperoleh pada siklus I pertemuan 1 rata-rata yang didapat sebesar 71 5 pertemuan 2 meningkat menjadi 73 9. Pada siklus II rata-rata pada pertemuan 1 76 1 sedangkan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 79 7 3) hasil belajar siswa hal ini terbukti pada pratindakan rata-rata hasil belajar siswa 61 6 dengan ketuntasan belajar 45 2% meningkat pada siklus I dengan rata-rata 70 00 dengan ketuntasan belajar 67 74% namun belum mencapai standar ketuntasan yang telah ditentukan yaitu sebesar 75% kemudian pada siklus II mengalami peningkatan lagi yaitu rata-rata 84 19 dan ketuntasan belajar klasikal yang dicapai sebesar 90 32% Saran yang diberikan peneliti adalah guru-guru hendaknya memilih model-model pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa sehingga mempermudah dalam menyampaikan materi pelajaran IPA yaitu salah satunya dengan menerapkan model learning cycle untuk meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran IPA.