Tugas Akhir
Peningkatan kemampuan membaca dan menulis permulaan melalui metode cooperative integrated reading and composition (CIRC) pada siswa kelas III SDN Kiduldalem I Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan / Eny Fauzia
Abstrak
Kata Kunci Membaca dan menulis permulaan Metode (Cooperative Intregated Reading And Compotision) CIRC SD Tujuan pendidikan pada hakikatnya adalah suatu proses terus menerus manusia untuk menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi sepanjang hayat. Bahasa Indonesia mempunyai peranan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan ilmu pengetahuan lain. Dalam kurun waktu terakhir ini para ahli menyadari pentingnya kemampuan membaca dan menulis bagi siswa menjadikan pembelajaran membaca dan menulis menjadi pelajaran paling awal yang harus diikuti oleh siswa kelas III Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan beberapa hal yaitu mendeskripsikan pembelajaran membaca dan menulis permulaan melalui metode CIRC dan peningkatan keaktifan dalam membaca dan menulis permulaan melalui metode CIRC pada siswa kelas III SDN Kiduldalem 1 Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Data penelitian yang berupa data pra tindakan dan tindakan kemampuan siswa membaca dan menulis siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik wawancara observasi dan dokumen foto.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu berupa instrumen manusia yaitu peneliti sendiri. Untuk menhaga keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pemaparan data penyederhanaan data pengelompokan data dan pemaknaan. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan ketahui bahwa kemampuan membaca siswa kelas III SDN Kiduldalem1 Bangil ditunjukkan dari prosentase ketuntasan hasil membaca dan menulis siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan. Pada pra tindakan prosentase kemampuan membaca adalah 18%. Pada pembelajaran siklus I pertemuan pertama ketuntasan belajar meningkat menjadi 64% dan pertemuan kedua ketuntasan belajar mencapai 76%. Pada pembelajaran siklus II secara klasikal mencapai ketuntasan belajar mencapai 89%. Sedangkan untuk kemampuan menulis pada pra tindakan atau sebelum siklus prosentase adalah 19%. Pada pembelajaran siklus I pertemuan pertama kemampuan menulis meningkat menjadi 21% dan pertemuan kedua kemampuan menulis mencapai 25%. Dari hasil penelitian ini diharapkan siswa mampu meningkatkan kemampuan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indenesia khususnya membaca dan menulis. Selain itu harapan dari penelitian ini adalah semoga hasil penelitian ini membantu guru siswa maupun peneliti lain dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia sehingga mutu pendidikan akan terwujud dengan baik.